Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SAMPAI hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
"Harga beras premium di pasar Kramat Jati masih menyentuh Rp18 ribu per kilogram. Untuk beras medium dijual dengan harga Rp15 ribu per kilogram," kata Wiwin, pedagang setempat.
Beras bukan satu-satunya bahan pokok yang mengalami kenaikan harga di pasar ini. Bahan pokok lain seperti cabai rawit merah yang biasanya dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram kini mencapai angka Rp90 ribu per kilogram.
Begitu pula dengan telur yang biasanya dijual Rp25 ribu per kilogram kini naik hingga Rp30 ribu. Komoditas lain seperti tomat, bawang merah, bawang putih juga tidak luput dari kenaikan harga.
Tingginya harga bahan pokok tentu menimbulkan keluhan baik dari penjual maupun pembeli. Beberapa penjual bahan pokok mengaku omzetnya menurun 50% akibat kenaikan harga. (Z-2)
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Warga bisa memanfaaatkan bahan pangan lokal yang murah namun kaya nutrisi dan bergizi untuk dimasukan dalam menu sehari-hari.
Agar tetap aman mengonsumsi telur, batasi 1 sampai 2 butir per hari untuk kebanyakan orang sehat, pilih cara masak rebus atau kukus, serta seimbangkan dengan sayur, buah
Jelang Natal dan tahun baru, harga cabai merah dan telur di pasar tradisional terus merangkak naik cukup signifikan hingga banyak pembeli mengeluhkan kenaikan itu
Telur merupakan sumber protein hewani yang sudah menjadi pangan pokok dan banyak dikonsumsi masyarakat.
Telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Selain mudah ditemukan, telur juga kaya nutrisi dan harganya terjangkau.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved