Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KIAN mendekatnya hari raya Idul Fitri 2024 harga semua komoditas cabai di seluruh pasar tradisional di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), hari ini kian melambung tinggi.
Cabai yang mengalami kenaikan signifikan antara lain, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, cabai hijau besar, dan cabai merah besar.
Tak diketahui secara pasti apa penyebabnya, namun sejumlah pedagang mengaku kenaikannya dikarenakan stok yang mulai minim sejak pekan lalu. Kenaikan lima jenis cabai tampak merata di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Depok.
Baca juga : Harga Cabai di Palembang Setara 3 Kilogram Ayam Potong
Pasar tradisional di Kota Depok yang mendagangkan cabai dengan harga signifikan meliputi Pasar Kemirimuka, Pasar Agung, Pasar Tugu, Pasar Cisalak, dan Pasar Sukatani, yang berlokasi di Jalan Bunga 3 Nomor 12 B5, Kelurahan Sukatani, Kecamatan. Tapos, Kota Depok.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (KUPTD) Pasar Kemirimuka, Budi Setyanto mengemukakan pihaknya tak bisa mengintervensi harga dimana semua komoditas kebutuhan pokok strategis di Pasar Kemirimuka seperti cabai naik signifikan. Menipisnya persediaan dinilai menjadi faktor pemicu kenaikan harga komoditas tersebut.
Di sisi lain, harga beras tetap bertahan melampaui harga eceran tertinggi akibat tidak adanya bantuan pangan beras disalurkan kepada warga.
Baca juga : Kabar Baik! Harga Cabai di Pasar Tradisional Kota Depok Berangsur Turun
Budi memperoleh keterangan dari pedagang aneka bahan kebutuhan pokok Pasar Kemirimuka bernama Jarot mengatakan harga semua jenis cabai naik sejak pekan lalu.
Kenaikan yang cukup signifikan terjadi pada komoditas cabai merah keriting dari yang semula Rp30 ribu per kilogram pada pekan lalu sekarang menjadi Rp37 ribu per kilogram naik Rp7 ribu atau naik sekitar 19 persen. Cabai rawit hijau juga terkerek naik dari semula Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram naik 11 persen.
Sedangkan harga cabai rawit merah di Pasar Kemirimuka tercatat naik dari semula Rp40 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram atau naik 11 persen.
Baca juga : Harga Berbagai Cabai di Pasar Kemirimuka Depok Naik Lagi
Ketiga jenis cabai itu naik secara perlahan hari ini. Informasi yang diperoleh dari Jarot dari pemasok- pemasok cabai, kenaikan harga cabai dipengaruhi menipisnya persediaan menjelang Idul Fitri tahun 2024.
“Katanya banyak permintaan sehingga pasokan berkurang. Selain itu informasi lainnya, tanaman cabai yang kekurangan air. Hasil panennya jadi enggak maksimal, makanya harganya naik,” kata Budi.
Kepala UPTD Pasar Sukatani, Tri Handoko mengatakan harga semua jenis cabai menjelang lebaran atau hari ini naik 11 persen hingga 20 persen.
Ia memperkirakan harga-harga kebutuhan pokok masih akan naik mendekati hari H Idul Fitri akan datang. " Pasalnya menjelang lebaran permintaan akan kebutuhan pokok selalu naik, " ucap Tri Handoko. (KG/Z-7)
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
Harga cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Sebaliknya, harga beras di beberapa pasar justru terkoreksi. Rata-rata harga beras turun Rp250 hingga Rp500 per kilogram dalam beberapa hari terakhir.
DIREKTUR Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto menyatakan bahwa kenaikan harga cabai rawit merah karena faktor kekeringan.
Permintaan cabai rawit ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, meningkat menyusul dibangunnya Ibu Kota Nusantara (IKN).
Harga bahan pokok di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), meroket. Selain beras, harga cabai, bawang, tomat, dan mentimun melambung tinggi.
Sampai hari ini harga beras dan bahan pokok di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, harga beras dan bahan pokok masih tinggi. Bahkan harga beras premium masih menyentuh Rp18 ribu.
HARGA cabai rawit di pasaran Palu, Sulawesi Tengah, semakin mahal, mencapai Rp170 ribu per kilogram (kg). Warga di kota itu mengeluh dan minta pemerintah turun tangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved