Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di Sumatra Utara masih melambung tinggi meski Pemerintah Provinsi Sumtra Utara sudah mengintervensi pasar dengan mendatangkan 50 ton cabai dari Jawa. Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, harga cabai merah saat ini berkisar antara Rp65.000-Rp95.000 per kilogram, naik dari kisaran Rp65.000–Rp75.000 per kilogram.
Berton-ton pasokan cabai merah asal Jawa sudah ditebar Pemprov Sumut mulai Sabtu (18/10). Namun harga cabai justru masih terus meningkat. Kenaikan tertinggi terjadi di Kota Medan yang mencatat harga cabai merah hingga Rp95.000 per kilogram berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS). Di dataran rendah seperti Deliserdang, harga cabai rata-rata berada di kisaran Rp75.000–Rp80.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai merah di dataran tinggi Kabupaten Karo seperti Berastagi justru turun dari Rp100.000 menjadi Rp90.000 per kilogram. Di pasar tradisional Tanjung Morawa, harga cabai merah terpantau paling murah yakni Rp65.000 per kilogram.
"Intervensi pasar dengan cabai kardus asal Jawa sejauh ini belum berdampak pada penurunan harga di tingkat pedagang," ungkap Ekonom Universitas Islam Sumatera Utara Gunawan Benjamin, Senin (20/10).
Pemprov Sumut sebelumnya mengumumkan intervensi pasar dengan mendatangkan total 50 ton cabai merah dari Jawa untuk menekan laju inflasi. Menurut Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut Poppy Marulita Hutagalung, cabai tersebut dijual dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp55.000 per kilogram.
Distribusi cabai difokuskan di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, dua wilayah penyumbang inflasi tertinggi di Sumut. Beberapa pasar yang menjadi titik distribusi antara lain Pasar Induk Lau Cih, Pasar MMTC, Pasar Sei Sikambing, Pusat Pasar dan Pasar Sukaramai.
Pengadaan dilakukan melalui tiga BUMD milik Pemprov Sumut yaitu PT Dhirga Surya, PT Aneka Industri dan Jasa (AIJ), serta PT Pembangunan Prasarana Sumut. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bobby untuk menjaga stabilitas harga pangan utama.
Namun hingga kini harga cabai merah di pasaran masih bergerak liar dan belum menunjukkan penurunan berarti. Sementara itu, harga kebutuhan pokok lain terpantau stabil seperti cabai rawit, cabai hijau, beras, tomat, telur ayam, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, gula pasir dan daging ayam. Harga cabai rawit berada di kisaran Rp28.000-Rp33.000 per kilogram, sementara daging ayam di kisaran Rp28.000-Rp35.000 per kilogram. (E-2)
Cabai tersebut akan dijual dengan harga Rp58 ribu per Kg -nya. Hal itu juga sebagai upaya dari pemerintah untuk membantu masyarakat ditengah naiknya harga cabai merah di pasaran.
HARGA cabai merah di kawasan Provinsi Aceh sejak sebulan terakhir terus meningkat.
Dari pengamatan di lapangan, cabai hijau bahkan ada yang dijual Rp60.000 per kilogram. Harga cabai saat ini dinilai cukup mahal dan jauh di atas harga keekonomiannya
Di momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, banyak anggota masyarakat yang juga menggelar hajatan pernikahan.
Sebaliknya, harga beras di beberapa pasar justru terkoreksi. Rata-rata harga beras turun Rp250 hingga Rp500 per kilogram dalam beberapa hari terakhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved