Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG balita bernama Daffa yang tinggal di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, harus dilarikan ke rumah sakit karena mengidap infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Diagnosis ISPA diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Daffa di Posko Kebakaran TPA Sarimukti. Balita tersebut mengalami gejala sesak napas dan batuk batuk.
Selain balita tersebut, ada ratusan warga yang mengidap ISPA gara-gara asap kebakaran TPA Sarimukti yang terjadi sejak 19 Agustus 2023 lalu. Kebakaran yang terjadi di TPA tersebut masih berlangsung hingga saat ini, bahkan mengeluarkan asap pekat.
Baca juga : 200 Warga di TPA Sarimukti Sakit ISPA Gara-Gara Asap Kebakaran
Balita yang mengidap ISPA itu dievakuasi oleh petugas kesehatan, bersama dengan neneknya. Setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, balita yang masih berumur 2,5 tahun ini dibawa dengan menggunakan mobil ambulans.
Sejak kemarin hingga saat ini, setidaknya ada 70 warga diperiksa oleh tim medis dengan keluhan sesak napas, batuk, sakit tenggorokan, gatal-gatal hingga iritasi mata.
Baca juga : Bencana Leuwigajah Bisa Terulang di Sarimukti
Nenek Daffa, mengatakan dirinya bersama keluarganya menghirup asap yang datang dan masuk ke kampungnya di Ciherang.
Untuk pencegahan ISPA, dokter Sandi, tim medis penanganan bencana kebakaran TPA Sarimukti menyerukan agar masyarakat yang tidak ada keperluan mendesak agar tetap di rumah.
"Jika akan keluar rumah diharapkan memakai masker karena asap kebakaran tpa telah masuk ke pemukiman warga," serunya.
Hingga hari ketujuh kebakaran TPA Sarimukti, petugas gabungan dari damkar gabungan, TNI/Polri masih melakukan pemadaman. Saat ini lahan yang terbakar sudah mencapai 19 hektare lebih, dari luas total 25 hektare. (MGN/Z-4)
Program WTE di TPA Sarimukti yang berada di Kabupaten Bandung Barat digulirkan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis sampah di kawasan Bandung Raya.
Total kapasitas Zona 5 seluas 6,3 hektare telah mencapai sekitar 2 juta ton. Kapasitas tersebut diperkirakan hanya mampu menampung sampah untuk dua tahun ke depan.
Untuk mengatasi tumpukan sampah yang tak terbuang ke TPA Sarimukti itu, pihaknya sudah memiliki opsi untuk membuang sampah ke daerah lain.
TPA Sarimukti belum sepenuhnya konsep sanitary landfill itu diterapkan karena anggaran pengadaan tanahnya sebelumnya digunakan untuk pemadatan di zona 2 dan 3.
Bangunan liar yang beberapa di antaranya dijadikan tempat usaha itu mengakibatkan TPA Sarimukti menjadi kumuh dan kotor.
Pemerintah menyatakan akan membersihkan dan menata bangunan kumuh di sekitar TPA Sarimukti.
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved