Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL wisata Dragonet mengalami patah kemudi di perairan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Selasa (11/7) siang. 18 wisatawan berhasil dievakuasi ke Labuan Bajo. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 10.00 Wita.
Kapal phinisi yang menyangkut sebanyak 18 penumpang termasuk wisatawan dan kru kapal itu mengalami patah kemudi saat hendak berlayar dari Pulau Padar menuju destinasi wisata Pulau Komodo
Belasan penumpang yang dievakuasi itu terdiri atas 2 wisatawan asing asal Malaysia, 10 wisatawan nusantara dan 1 pemandu wisata (tour guide).
Baca juga : Rekomendasi 6 Spot Wisata di NTT yang Wajib Kamu Kunjungi
“Tim SAR Gabungan setelah menuju lokasi mendapatkan informasi dari tour guide yang ada di Kapal Phinisi Dragonet 01 bahwa mereka memutuskan untuk pelan-pelan mencoba lego jangkar di Loh Liang Pulau Komodo agar tidak terombang-ambing oleh gelombang yang lumayan tinggi sekitar 1.24-2.5 meter,” kata Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan.
Tim SAR Gabungan yang tiba sekitar pukul 14.00 Wita menemukan Kapal Pinisi Dragonet telah lego jangkar dengan aman dan langsung mengevakuasi seluruh penumpang berjumlah 13 Orang menuju Pelabuhan KSOP Labuan Bajo.
Baca juga : Nasib 19 Ribu Pemilih Potensial di Flores Timur Tergantung Blanko KTP-e
“Sedangkan kru kapal memilih untuk bertahan di kapal sembari melakukan perbaikan kapal,” ungkap Supriyanto Ridwan.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena angin kencang dan gelombang laut yang cukup tinggi.
“Kondisi penumpang dalam keadaan sehat hanya sedikit lemas setelah terombang-ambing sekitar satu jam di perairan Pulau Komodo Labuan Bajo, Pukul 17.40 Wita Tim SAR Gabungan dan Para Penumpang tiba di Pelabuhan KSOP Labuan Bajo dan seluruh penumpang kembali ke penginapan masing-masing,” katanya.
Adapun manifest penumpang Kapal Pinisi Dragonet 01 yang berjumlah 18 orang terdiri dari wisatawan WNA asal Malaysia sebanyak 2 orang, wisatawan WNI sebanyak 10 orang, Tour Guide 1 orang, Kapten dan Kru Kapal sebanyak 5 Orang.
Pihak otoritas setempat meminta para pengelola kapal wisata untuk memperhatikan kesiapan kapal sebelum berlayar. Terus melakukan maintenance kapal untuk kenyamanan dan keselamatan saat berlayar. (Z-5)
PDIP menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), menutup total pelayaran wisata ke perairan Taman Nasional Komodo akibat cuaca ekstrem.
Polda NTT mengambil langkah responsif dan tegas dalam menangani tragedi tenggelamnya kapal wisata semiphinisi KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo.
Selain melakukan pengawasan, petugas kepolisian juga aktif memberikan edukasi keselamatan kepada calon penumpang sebelum naik kapal.
OPERASI pencarian dan pertolongan (SAR) korban tenggelamnya KM Putri Sakinah telah resmi ditutup. Namun, sejumlah perwakilan keluarga korban memilih tetap bertahan di Labuan Bajo, NTT
KANTOR Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo resmi membuka kembali pelayaran wisata menuju kawasan Taman Nasional Komodo mulai Jumat, 9 Januari 2026.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved