Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
EMPAT orang pegawai negeri sipil (PNS) yang terjerat kasus narkoba di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Kelurahan Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dinonaktifkan untuk sementara.
Langkah itu dilakukan dalam proses pemeriksaan setelah keempatnya terbukti mengonsumsi narkotika jenis sabu. Mereka yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tasikmalaya terbukti positif menggunkan narkotika jenis sabu antara lain Kepala Bappelitbangda berinisial AA, staf pegawai Bappelitbangda, FR, TS dan AN pegawai Kelurahan, Kecamatan Cibeureum.
Baca juga: Polisi Gagalkan Upaya WNA Nigeria Selundupkan Sabu di Dalam Perut
Terungkapnya empat orang itu terjadi setelah polisi menangkap dua orang pengedar sabu berinisial DN dan seorang office boy (OB) di Bappelitbangda berinisial AL. Dari situ ditemukan tiga paket sabu seberat 0,3 gram.
Penjabat (Pj) Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah mengatakan, kasus narkotika yang telah melibatkan Kepala Bappelitbangda termasuk tiga orang PNS berada di lingkungan pemerintah daerah dinonaktifkan karena dari mereka harus melakukan proses pemeriksaan di Kepolisian.
Baca juga: Bandar Narkoba Tual Ditangkap, Coba Selundupkan 305 Gram Sabu di Sepatu
Penganti AA ialah staf ahli Budi Rachman sebagai Pelaksana Harian (Plh).
"Kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya berinisial AA sudah dinonaktifkan dari pekerjaannya untuk sementara, berkaitan dengan kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. Namun, tugas Bappelitbangda sendiri sangat krusial sehingga tidak boleh kosong dan menunjuk Budi Rachman sebagai Plh Kepala Bappelitbang Kota Tasikmalaya bukan tanpa alasan," katanya, Sabtu (18/3). (Z-6)
Kedua tersangka merupakan anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) di kampus UIN Suska Riau.
Remaja yang sedang menghadapi krisis pencarian identitas biasanya lebih rentan terpengaruh godaan untuk ikut menyalahgunakan narkoba.
Kepala BNN mengungkap sebanyak 312 ribu anak usia remaja di Indonesia terpapar narkotika
Dengan hukuman Satria Nanda yang lebih berat dibanding Teddy Minahasa dapat memberikan efek getar kepada Korps Bhayangkara.
Tidak hanya berhenti di Kepri, polisi juga melakukan pengembangan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Direktorat Reserse Narkoba juga menyita obat keras tertentu sebanyak 5,7 juta butir dan psikotropika 2.580 butir.
Eksekusi rumah dilakukan di Jalan Kampung Kalangsari, Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya.
petugas membawa korban ke kamar jenazah RSUD Dr Soekardjo untuk kepentingan autopsi dan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Tasikmalaya Kota.
Tidak ada korban jiwa, tapi jalan penghubung antar Kecamatan tertutup materil tanah longsor dan pohon tumbang
Hujan deras yang terjadi ini tidak menyurutkan para peserta bubar dan mereka tetap bertahan.
Pembentangan bendera tersebut, bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Warga Kampung Pajagan, Kelurahan Cigantang, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat membuat lorong merah putih sepanjang 100 meter.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved