Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PIHAK kepolisian bersama bea cukai berhasil mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten. Pelaku Warga Negara Asing (WNA) Nigeria berinisial MOU berusaha mengelabui petugas dengan menelan 64 kapsul berisi sabu ke dalam perutnya.
"Setelah dilakukan rontgen terhadap saudara MOU diperoleh hasil bahwa di dalam usus MOU terdapat sejumlah benda berbentuk kapsul narkotika jenis sabu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, Rabu (15/3).
Pelaku pun sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkari Polri Kramat Jati, Jakarta Timur guna mengeluarkan kapsul berisi sabu tersebut. Mukti menjelaskan total terdapat 1.072 gram sabu yang berhasil diamankan.
Baca juga : Polda Metro Jaya Amankan WNA Brazil saat Hendak Selundupkan Kokain Cair
"Pengakuan tersangka bahwa 64 kapsul narkotika sabu tersebut diminum sejak keberangkatanya dari bandara Addis Ababa Ethiopia 3 Maret 2023," tutur Mukti.
Menurut pengakuannya pelaku berencana menyelundupkan sabu tersebut ke pengedar di wilayah Tanah Abang Jakarta Pusat.
"Rencananya sabu tersebut akan diserahkan ke seseorang di wilayah Tanah Abang Jakarta Pusat," sambungnya.
Baca juga : Bandar Narkoba Tual Ditangkap, Coba Selundupkan 305 Gram Sabu di Sepatu
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan proses pengeluaran kapsul sabu yang ditelan oleh MOU memakan waktu tiga hari.
Pada hari pertama, MOU mengeluarkan 11, 15 dan 13 butir kapsul berisi sabu-sabu. Hari kedua tersangka tersebut mengeluarkan 15 dan 5 butir kapsul dan hari ketiga satu butir kapsul.
"Ini ditelan dulu, membutuhkan waktu mengeluarkannya kurang lebih tiga hari untuk mengeluarkannya," tutur Gatot.
MOU dijerat dengan Pasal 115 ayat (2) subsider Pasal 113 ayat (2) lebih subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (Z-8)
Kasus ini bermula dari penangkapan FG pada 26 November 2025. Dari dompetnya, polisi menemukan sabu seberat 0,43 gram yang tersimpan dalam kertas aluminium foil dan plastik klip.
Proses diplomasi dan pemenuhan legalitas pemindahan tersangka difasilitasi oleh Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, bersama seluruh jajaran KBRI Phnom Penh.
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Alat pelacak, yang dipasang otoritas narkotika Thailand, menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bergerak ke utara menuju perbatasan Myanmar.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
Kedua pelaku mengaku telah memperoleh keuntungan sekitar Rp1 miliar selama sekitar enam bulan terakhir.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Çelebi Aviation resmi memulai operasional layanan ground handling di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten, sejak 1 Januari 2026.
Polresta Bandara Soetta menangkap Khairun Nisa (23), perempuan yang menyamar jadi pramugari Batik Air. Bermula dari lolos fast track hingga ketahuan karena corak batik.
Polisi menangkap perempuan berinisial KN yang nekat menyamar jadi pramugari Batik Air rute Palembang-Jakarta. Penyamaran terbongkar karena atribut seragam palsu.
Kehadiran lounge ini memperkuat komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan premium yang konsisten, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan penumpang domestik.
BMKG telah menempatkan Automatic Weather Observing System (AWOS) Kategori 3 di setiap landas pacu Bandara Soekarno-Hatta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved