Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN meredanya kasus pandemi Covid-19, sektor pariwisiata pun kembali menggeliat. Para turis baik domestik maupun mancanegara pun kembali mengunjungi destinasi wisata.
Dalam satu tahun terakhir, turis yang mendatangi Bali sebagai destinasi prioritas mengalami peningkatan besar.
Sebagai daerah tujuan wisata, Bali pun menjadi lokasi potensial untuk bisnis kuliner.
Salah satu restoran yang menyajikan menu khas Timur Tengah Al Jazeerah Signature kini melengkapi Bali sebagai destinasi kuliner yang semakin semarak.
Al Jazeerah Signature menawarkan pengalaman bersantap otentik Timur Tengah.
Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Potensi Pengembangan Industri Kuliner Bali
Al Jazeerah Signature Bali akan membawa para tamu dalam perjalanan kuliner melalui aroma yang kaya, tekstur, dan rasa dari menu yang menonjolkan masakan otentik Timur Tengah yang dibuat dengan bahan-bahan lokal paling segar.
Al Jazeerah Signature Bali adalah restoran Al Jazeerah Signature ketiga menyusul dua restoran lain di Jakarta dan Bandung.
Dipimpin oleh Chef Fadi Hakim, seorang kelahiran Libanon yang telah memimpin program kuliner di hotel-hotel mewah di Timur Tengah.
Baca juga: Wapa Sidemen Bali Hadirkan Kelas Memasak di Taru Aè Space
Chef Fadi Hakim terakhir sebagai Executive Chef untuk Royal Court Bahrain. Ia siap menyajikan hidangan khas Timur Tengah yang terkenal di wilayah tersebut di Al Jazeerah Signature Bali.
Dari mezze seperti Classic Hummus, Baba ghanouj, dan Tabbouleh; salad segar seperti Fattoush Salad dan Arabic Salad; hingga hidangan yang dipanggang dengan arang seperti Lamb Mathbi dan Shish Kebab.
Restoran ini juga menawarkan makanan spesial seperti Marak Lamb, domba yang dimasak dalam kaldu bumbu tradisional Arab, dan Mughalgal, pilihan tumis kambing atau ayam dengan campuran sayuran yang dimasak dengan rempah-rempah tradisional Arab dan disajikan dengan roti pita.
Koleksi nasi khasnya dari berbagai daerah di Timur Tengah juga melayani beragam selera, mulai dari pilihan daging domba atau ayam, hingga pilihan nasi dari mandhi, biryani atau kabsah.
Baca juga: Presiden Jokowi dan Keluarga Sukai Menu di Restoran Umaqita
Untuk melengkapi masakan otentik Timur Tengah restoran, Al Jazeerah Signature Bali juga menawarkan koleksi shisha premium dengan tembakau berkualitas dari MustHave, Duft, dan Al Fakher Tobacco, dengan rasa unik seperti mangga, kayu manis dan lemon pie.
Al Jazeerah Signature Bali memiliki menjadi tiga lantai ruang makan yang menampung 500 kursi.
Desain dan suasana restoran, akan membawa tamu ke Timur Tengah dengan aksen dan perabotan yang mengingatkan pada wilayah ini.
Desainnya menampilkan detail hiasan seperti perabotan kayu alami, lampu tembaga, tekstil tenun, pintu melengkung, dan pot terakota yang diisi dengan tumbuhan dan tanaman hijau yang mengisi ruangan.
Baca juga: Ini 15 Makanan Khas Bali, Mana Favoritmu? Ferdian Ananda Majni | Hiburan
Lantai pertama dirancang untuk bersantap santai baik individu atau grup, serta dilengkapi private room, dan air mancur sebagai pusatnya.
Lantai kedua menawarkan ruang makan bergaya Arab, sedangkan lantai tiga sebagai Shisha lounge di mana para tamu dapat menikmati shisha, kopi, dan canape sambil menghadap matahari terbenam Bali.
Dari suasana menawan hingga dekorasi yang dipilih dengan cermat, setiap elemen desain Al Jazeerah Signature Bali dipilih dengan tangan untuk membangkitkan esensi kawasan Timur Tengah.
Siap Sambut Ramadan
Di Bulan Ramadhan ini, Al Jazeerah Signature Bali memberikan pengalaman Ramadan yang unik dan berkesan bagi para tamunya dengan jamuan Makan Malam Berbuka Puasa bergaya buffet seharga Rp 275,000 per tamu.
Setiap hari, restoran ini menawarkan pilihan menu hidangan mewah yang berbeda, mulai dari nasi khas, hidangan utama seperti Kuftah Chicken, Sish Towuk dan Lamb Muska, hingga live cooking untuk shawarma, stasiun pasta, dan masakan Arab klasik dan spektakuler gaya ukiran domba utuh.
Makanan Tak'jil khas Indonesia juga akan disajikan, menambah pengalaman Ramadan otentik di Al Jazeerah Signature Bali.
“Al Jazeerah Signature Bali, dengan masakan khas Timur Tengah dan suasananya yang otentik, siap menjadi andalan kuliner Bali, menawarkan pengalaman bersantap baru bagi para tamu,” jelas Ivan Sullivan, General Manager Al Jazeerah Signature Bali dalam keterangan, Jumat (10/3).
“Selain itu, Al Jazeerah Signature Bali menawarkan pengalaman yang unik pada bulan Ramadan, untuk para tamu merasakan bulan suci dalam suasana yang baru dan berbeda,” tambah Ivan.
Selain buffet Iftar Dinner, Al Jazeerah Signature Bali juga menyediakan Iftar at Home, layanan katering untuk perorangan atau grup, bagi mereka yang lebih memilih untuk menikmati hidangan tradisional Timur Tengah untuk berbuka puasa di rumah atau di kantor.
Merayakan Ramadan sebagai momen berbagi, Al Jazeerah Signature Bali juga menawarkan hampers dengan pilihan nasi dan daging yang disajikan menggunakan nampan cantik. (RO/S-4)
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
Perayaan Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Thailand dikenal dengan kulinernya yang kaya rempah, bercita rasa kuat, dan mudah diterima lidah orang Indonesia.
Chef Syrco sering mengundang para produsen, petani, dan nelayan untuk merasakan sendiri hasil bumi mereka di restorannya.
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Berbagai proyek pariwisata dinilai merusak Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Gunungsewu, bertentangan dengan prinsip perlindungan kawasan karst.
Tokyo, Osaka, dan Sapporo masih menjadi primadona bagi wisatawan asal Indonesia saat berkunjung ke Jepang.
Dubai mencatat 17,55 juta wisatawan internasional sepanjang Januari-November 2025. Kota ini kian diminati berkat akses penerbangan, hotel beragam, dan wisata inklusif.
Data BPS mencatat lebih dari 300.000 wisatawan asal Indonesia berkunjung ke Tiongkok pada Semester I-2025, menyumbang sekitar 5,6% dari total perjalanan luar negeri WNI.
tenggelamnya kapal Putri Sakinah di Labuan Bajo, dinilai cerminan lemahnya tata kelola pelayanan publik di sektor keselamatan transportasi laut khususnya pariwisata
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved