Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras hampir sepanjang hari pada Kamis (2/3) di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memicu banjir yang menggenangi jalan provinsi di kawasan itu sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.
"Banjir yang terjadi di Kecamatan Ciemas ini mengakibatkan Jembatan Cidahon yang merupakan Jalan Provinsi Jabar yang menghubungkan Desa Mekarsakti dengan Ciwaru tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun empat," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, di Sukabumi, Kamis.
Dia mengatakan banjir yang menggenangi wilayah pusat objek wisata UNESCO Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu memang sudah menjadi langganan jika turun hujan dengan durasi cukup lama.
Meski tidak ada rumah warga yang terdampak banjir tersebut, akses lalu lintas menjadi lumpuh disebabkan ketinggian banjir mencapai satu sampai dua meter.
Baca juga: Banjir Kudus Meluas, Jalur Pantura dan Terminal Induk Kebanjiran
Hingga Kamis malam, banjir masih mengepung jalan berstatus milik Provinsi Jabar itu, tetapi di sebagian titik air sudah mulai surut. Namun demikian, hujan deras yang masih terus mengguyur tidak menutup kemungkinan debit air kembali meningkat.
Pihaknya juga sudah menginstruksikan kepada Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas untuk tetap bersiaga karena banjir bisa berdampak hingga permukiman masyarakat.
"Kami masih memantau kondisi banjir dan memberikan imbauan kepada pengemudi untuk tidak nekat menerobos banjir yang bisa mengakibatkan terjadinya hal yang tidak diinginkan," ujarnya.
Selain banjir, pihaknya hingga saat ini masih menerima laporan terjadinya bencana di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi karena dipicu hujan deras. (Ant/OL-16)
TOL Bocimi Seksi 3 pada akses ruas Cibadak-Karangtengah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, resmi difungsikan mulai 14-29 Maret mengurai kepadatan kendaraan arus mudik 2026 dan balik Idulfitri
Perlu berbagai upaya melakukan langkah-langkah penting selama arus mudik maupun balik Lebaran nanti
Disnaker mengultimatum perusahaan agar mematuhi surat edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh swasta serta surat edaran
Pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung terjadi di Desa Bantargadung dan Bojonggaling. Kondisi itu bersamaan meningkatnya intensitas curah hujan sejak Rabu (4/3).
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Adapun rinciannya antara lain, lalu lintas di Gerbang Tol Cengkareng menuju Bandara Soekarno-Hatta tercatat sebanyak 685.453 kendaraan atau naik 3,25% dibandingkan tahun lalu.
PUNCAK arus mudik lebaran 2026 di Jalan Raya Nagreg, Jawa Barat, diperkirakan akan terjadi hari ini (19/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
TIGA hari menjelang Hari Raya Idulfitri, harga kebutuhan pokok terutama daging sapi 19 Maret 2026 di Pasar Pamanukan, Subang, Jawa Barat, mengalami kenaikan yakni Rp180 ribu per kilogram.
Keberadaan cosplayer merupakan hak istimewa yang diberikan oleh pemerintah kota yang harus dijaga keberlangsungannya.
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat (Jabar) menerima aduan terkait masalah tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved