Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Kudus, Jawa Tengah, kian meluas. Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam terminal Induk Jati Kudus hingga ruas jalan pantura.
Banjir yang terus naik dan meluas kini mulai merendam Terminal Induk Jati Wetan Kudus, Jawa Tengah, mulai semalam. Ini akibat hujan secara terus menerus sejak Rabu (1/3) sore hingga kini. Ketinggian banjir yang merendam mencapai 50 hingga 60 sentimeter di pintu masuk terminal dan 20 sentimeter di dalam terminal.
Kondisi tersebut membuat aktivitas di Terminal Induk Jati Kudus lumpuh. Jasa tranportasi bus maupun angkot tak berani keluar masuk terminal. "Penurunan maupun penjemputan penumpang terpaksa dilakukan di luar terminal, tepatnya di sisi jalan sebelah barat terminal," ujar Indarto, Kepala Terminal Induk Jati Kudus.
Baca juga: 12 Jam Terjebak Macet di Pantura Juwana Pati Menuju Rembang
Selain melumpuhkan Terminal Induk Jati Kudus, banjir juga merendam ruas jalan pantura, tepatnya Jalan Kudus-Semarang Desa Jati Wetan Kudus atau sebelum gerbang masuk Kota Kudus. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi tersendat.
Data terbaru dari BPBD Kudus, hingga Kamis siang banjir di Kudus kembali meluas dari sebelumnya tujuh desa kini ada delapan desa terdampak di tiga kecamatan. Jumlah warga terdampak banjir tercatat mencapai 5.075 keluarga dan 15.452 jiwa. (OL-14)
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mencatat ada 90 RT dan enam ruas jalan di Jakarta terendam banjir dampak tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Ibu Kota dan sekitarnya
Langkah proaktif ini bertujuan untuk memecah awan hujan sebelum masuk ke wilayah padat penduduk, guna meminimalisasi potensi genangan maupun banjir
Kemacetan terjadi akibat banjir dan genangan di sejumlah titik setelah hujan deras mengguyur Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya sejak malam.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Tol Kanci-Pejagan, tercatat sebanyak 3.465 kendaraan melintas keluar tol sejak pukul 00.00 hingga pukul 08.00 WIB pagi tadi.
Prestasi gemilang tersebut dinilai menjadi bagian krusial dari keberhasilan kontingen Indonesia dalam mempertahankan posisi teratas pada pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved