Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR di Kudus, Jawa Tengah, kian meluas. Tak hanya permukiman warga, banjir juga merendam terminal Induk Jati Kudus hingga ruas jalan pantura.
Banjir yang terus naik dan meluas kini mulai merendam Terminal Induk Jati Wetan Kudus, Jawa Tengah, mulai semalam. Ini akibat hujan secara terus menerus sejak Rabu (1/3) sore hingga kini. Ketinggian banjir yang merendam mencapai 50 hingga 60 sentimeter di pintu masuk terminal dan 20 sentimeter di dalam terminal.
Kondisi tersebut membuat aktivitas di Terminal Induk Jati Kudus lumpuh. Jasa tranportasi bus maupun angkot tak berani keluar masuk terminal. "Penurunan maupun penjemputan penumpang terpaksa dilakukan di luar terminal, tepatnya di sisi jalan sebelah barat terminal," ujar Indarto, Kepala Terminal Induk Jati Kudus.
Baca juga: 12 Jam Terjebak Macet di Pantura Juwana Pati Menuju Rembang
Selain melumpuhkan Terminal Induk Jati Kudus, banjir juga merendam ruas jalan pantura, tepatnya Jalan Kudus-Semarang Desa Jati Wetan Kudus atau sebelum gerbang masuk Kota Kudus. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi tersendat.
Data terbaru dari BPBD Kudus, hingga Kamis siang banjir di Kudus kembali meluas dari sebelumnya tujuh desa kini ada delapan desa terdampak di tiga kecamatan. Jumlah warga terdampak banjir tercatat mencapai 5.075 keluarga dan 15.452 jiwa. (OL-14)
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI, Bun Joi Phiau mengatakan banjir yang berulang hampir setiap tahun seharusnya sudah dapat diantisipasi dengan sistem pengendalian banjir
Peristiwa tersebut menjadi banjir kedua yang melanda wilayah itu sejak awal tahun 2026, dengan ketinggian air mencapai lebih dari empat meter.
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved