Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
JERUK kalamansi merupakan sesuatu yang sudah melekat dan merakyat di Bengkulu. Oleh karena itu, Espas Sahabat Sandiaga Uno meningkatkan permintaan terhadap komoditas untuk dijadikan bahan sirup.
Ketua Espas Sahabat Sandiaga Uno Bengkulu, Teteh Adel mengatakan langkah tersebut dilakukan, untuk menjadikan jeruk kalamansi sebagai ikon pariwisata Bengkulu. Tak hanya itu, antusias peserta mengikuti pelatihan dapat lebih cepat membangkitkan ekonomi dan terciptanya peluang usaha di daerah.
"Pembuatan sirup kalamansi dapat bermanfaat bagi masyarakat Bengkulu agar terus berinovasi menciptakan peluang usaha. Jeruk kalamansi sama seperti jeruk yang lainnya, tetapi mempunyai keunggulan air lebih banyak. Ini ciri khas Bengkulu, mudah-mudahan bisa memperluas ke daerah-daerah lainnya di Indonesia," kata Adel di Festival Kuliner Bencoolen Mall, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Bengkulu, kemarin.
Adel menyampaikan emak-emak di Bengkulu sebagai penopang pendapatan keluarga. Adanya pelatihan ini diharapkan mereka dapat memperoleh pengetahuan dan berkeinginan memulai wirausaha.
"Emak-emak di Bengkulu sebagaian besar penopang rumah tangga. Jadi diadakannya pelatihan ini, diharapkan mereka bisa berkarya dan menciptakan lapangan kerja disekitar," tandas Adel.
Sandiaga Uno dikenal sosok yang memiliki bukti nyata melalui program-programnya. Sehingga pelatihan ini akan terus didampingi untuk mengenalkan ikon Bengkulu kepada masyarakat luas.
"Bang Sandi keren, karena programnya sampai kepada masyarakat, buktinya jelas. Kegiatan hari ini baru pembuatan alat manual, untuk produksi yang banyak Bang Sandi dapat membantu dalam segi alat sampai ikon Bengkulu melejit," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Elpa Susyanti, 39, menjelaskan program tepat manfaat ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan lapangan kerja baru di Bengkulu. Menurutnya hasil bumi dapat diolah sebagai daya tarik wisatawan.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk emak-emak membudidayakan hasil bumi sendiri, dijadikan sirup kalamansi. Semoga kami menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Bengkulu," jelas Elpa.
Elpa mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga Uno dan Espas Sahabat Sandiaga Uno yang mengharapkan pertanian di daerah dapat membangun pelaku ekonomi kreatif.
"Terima kasih kepada Pak Sandi dan Espas Sahabat Sandiaga Uno yang menginginkan masyarakat di daerah maju dengan hasil pertaniannya," pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Pusat Espas Sahabat Sandiaga Uno, Dewi Herawati yang akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk menciptakan peluang-peluang usaha bagi masyarakat. (OL-13)
Baca Juga: Peternakan Kambing Perah di Banyuwangi Bisa Jadi Wisata Edukasi
ANTREAN kendaraan disejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) mulai meningkat sejak Jumat pagi (6/3).
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Pelaku usaha dapat berkonsultasi dengan mentor berpengalaman di bidang UMKM mengenai permasalahan dalam bisnisnya
Program kolaborasi ini dirancang secara terstruktur melalui mentoring bisnis, forum diskusi strategis, dan akses ke jaringan global JCI.
Keterbukaan untuk belajar, merefleksikan diri, bertumbuh, dan berkolaborasi menunjukkan komitmen mendalam dalam mendidik siswa dan masa depan pendidikan di Kabupaten Sanggau.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
Tahun ini, GoTeach mencatatkan cakupan wilayah terluas dengan melibatkan 40 relawan yang menyumbangkan lebih dari 2.000 jam untuk mengajar.
Program ini didukung Beasiswa Pendidikan Indonesia Kemdiktisainstek yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved