Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan status tanggap darurat bencana alam setelah cuaca ekstrem melanda puluhan desa di 12 kecamatan sejak Senin (31/12) malam.
"Kami (Pemerintah Kabupaten Flores Timur) menyampaikan turut prihatin sekaligus menetapkan status tanggap darurat bencana," kata Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexande Rihi saat dimintai konfirmasi di sela kegiatan monitoring kerusakan Gedung Sekolah SMPK swadaya Tuakepa Kecamatan Titehena, Senin (2/1).
Data yang diterima BPBD Flores Timur, sebanyak 17 rumah rusak ringan dan 22 rumah rusak berat. Sementara itu, satu dapur rusak berat dan satu rusak ringan. Untuk fasilitas umum diketahui ada tiga fasilitas rusak berat dan dua fasilitas rusak ringan
Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Flotim Sebabkan Puluhan Rumah Rusak Parah
Hal itu dipicu oleh angin dengan kecepatan di atas 50 km/jam dengan ketukan 8-10 knot.
Pemerintah Flores Timur pun telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti BNPB pusat untuk menyikapi kerusakan akibat angin kencang.
"Pemda Flores Timur menetapkan status tanggap darurat untuk tanggal 1-14 Januari 2023," kata Doris Alexande Rihi.
Berdasarkan laporan, kerusakan di Kecamatan Larantuka, dengan rincian Kelurahan Ekasapta: ada 7 rumah, Kelurahan Waibalun 5 rumah, Kelurahan Waihali 3 rumah Kelurahan Weri 2 rumah, Kelurahan Lokea 2 rumah, Kelurahan PTW Bao 1 rumah, Kelurahan Sarotari Tengah 5 rumah, Kelurahan Sarotari Timur 10 rumah, Desa Lamawalang 1 rumah, dan Kelurahan Lewolere ada 2 rumah.
Untuk Kecamatan Ile Mandiri, Desa Lewoloba 1 kerusakan, Desa Watotutu 1 kerusakan, dan Desa Wailong ada 1 kerusakan
Untuk Kecamatan Adonara Barat; Desa Duanur ada 1 kerusakan.
Sementara itu, di Kecamatan Solor Timur, Desa Lamawai ada dua kerusakan dan Desa Motonwutun ada 2.
Untuk Kecamatan Titehena, Desa Tuakepa ada 1 kerusakan,
Desa Serinuho ada 5 kerusakan. Selain itu, Kecamatan Adonara Tengah ada 2 kerusakan.
Penjabat Bupati Flores Timur meminta masyarakat tetap waspada.
"Laporkan segera kalau ada kejadian secara bertahap melalui pemdes/kelurahan. Dan tetap berdoa semoga badai cepat berlalu," ungkapnya
Rencananya, Pemda, melalui BPBD, akan mengirimkan bantuan kepada pihak-pihak yang terdampak. (OL-1)
Struktur batuan yang menjulang dan berlekuk dramatis menghadirkan panorama eksotis yang kerap dijuluki “Grand Canyon”-nya Pulau Sabu
PRODUKSI gabah kering giling (GKG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sepanjang 2025 hampir menembus angka 1 juta ton. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam penguatan ketahanan pangan.
SEBUAH kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Flores, tepatnya di Kampung Roe, Desa Cunca Lolos, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Tim di lapangan terus melakukan upaya penanganan untuk mempercepat surutnya air.
Peningkatan signifikan muka air terjadi pascahujan lebat yang mengguyur sejak Kamis (19/2) malam.
Banjir di Jakarta Barat dipicu oleh curah hujan ekstrem serta luapan Kali Angke dan Kali Pesanggrahan.
ANGIN puting beliung menerjang wilayah Comal Baru, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Kamis (19/2/2026) sore, menyebabkan kerusakan pada sejumlah lapak kios dan rumah warga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved