Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AWAS, gelombang tinggi hingga mencapai empat meter bakal menerjang pesisir pantura Jawa Tengah hingga tiga hari kedepan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan agar warga beraktivitas di pesisir waspada terhadap kondisi ini.
"Potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di pantura Brebes-Rembang, Jawa Tengah diprakirakan akan terjadi selama tiga hari Selasa (27/12) hingga Kamis (29/12) mendatang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Retno Widyaningsih.
Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer terkini, demikian Retno Widyaningsih, angin di pesisir utara Jawa Tengah berhembus dari arah barat-utara secara konsisten dengan kecepatan 15 - 25 knots (18,5 - 46 kilometer per jam), sehingga diperkirakan pada 28-31 Desember terjadi
puncak pasang air laut dengan ketinggian gelombang 1,1 meter.
Jika puncak air laut pasang bersamaan dengan gelombang kategori sedang, lanjut Retno Widyaningsih, dapat menimbulkan banjir rob yang terjadi pada pukul 01.00-03.00 WIB sehingga warga di pesisir pantura dapat lebih waspada.
Gelombang tinggi 2,5 -4 meter tersebut, ungkap Retno Widyaningsih, berpotensi terjadi di Perairan Brebes-Pemalang, perairan Pekalongan-Kendal, perairan Semarang-Demak, perairan Jepara, perairan Karimun Jawa, perairan Pati-Rembang, Laut Jawa bagian tengah dan perairan selatan Kalimantan Tengah.
Sementara itu pemantauan Media Indonesia di pantura hingga saat ini aktivitas pelayanan baik kapal penumpang, barang maupun perikanan terhenti karena gelombang tinggi masih terjadi hingga mencapai 2,5 meter.
Pelayaran penyeberangan Jepara-Karimunjawa baik kapal verry maupun kapal cepat dihentikan, sehingga 356 wisatawan tertahan hingga beberapa hari dan menurut rencana hari ini Selasa (27/12) dievakuasi dengan kapal Pelni.
Ribuan kapal ikan juga terpaksa disandarkan di pelabuhan perikanan dan muara sungai sepanjang psntura Brebes-Rembang, Jawa Tengah, gelombang tinggi itu mengakibatkan nelayan berhenti melaut untuk sementara waktu hingga kondisi kembali mereda. "Kami tidak berani melaut, selain gelombang tinggi, angin kencang dan hujan terjadi di laut," ujar Anjar,40, nelayan di Wonokerto Pekalongan.
Demikian juga puluhan kapal latar motor (KLM) Phinisi dengan rute pelayaran Semarang-Kalimantan sejak beberapa hari lalu juga sudah berhenti, sehingga aktivitas bongkar muat barang seperti sembako, sayuran dan barang klontong di Pelabuhan Tanjung Emas. (OL-13)
Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Kota Semarang
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Gempa tektonik magnitudo 2,9 mengguncang Kota Bandung pada 6 Februari 2026. BMKG memberikan imbauan untuk kesiapsiagaan bencana dan pentingnya mitigasi serta edukasi gempa.
SEBANYAK 15 rumah warga di Pacitan, Jawa Timur, mengalami rusak parah akibat Gempa Pacitan yang berkekuatan 6,4 magnitudo. Gempa tersebut mengguncang wilayah Pacitan dini hari.
Mengapa Pacitan sering gempa? Temukan jawabannya dari sisi geologi, mulai dari ancaman Megathrust hingga aktifnya Sesar Grindulu di daratan
GEMPA Pacitan berkekuatan 6,2 magnitude menyebabkan 40 orang dirawat di Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY. Sedangkan, 15 orang korban luka dilaporkan di Bantul.
BMKG mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah pantura Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter masih berpotensi di sejumlah kawasan perairan utara Jawa Tengah yakni Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak dan Pati-Rembang.
Sabtu (27/12) ribuan perahu dan kapal nelayan, sejak dini hari tidak bergerak dan ditambatkan di sejumlah pelabuhan perikanan di daerah di Pantura Jawa Tengah.
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved