Selasa 27 Desember 2022, 10:50 WIB

Gelombang hingga 4 Meter di Pantura Hingga Tiga Hari Kedepan

Akhmad Safuan | Nusantara
Gelombang hingga 4 Meter di Pantura Hingga Tiga Hari Kedepan

MI/Beben
Nelayan bersandar di pantai Jayanti, Kabupaten Cianjur menunggu reda gelombang tinggi hingga tiga hari kedepan.

 

AWAS, gelombang tinggi hingga mencapai empat meter bakal menerjang pesisir pantura Jawa Tengah hingga tiga hari kedepan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan agar warga beraktivitas di pesisir waspada terhadap kondisi ini.

"Potensi gelombang tinggi hingga mencapai empat meter di pantura Brebes-Rembang, Jawa Tengah diprakirakan akan terjadi selama tiga hari Selasa (27/12) hingga Kamis (29/12) mendatang," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang Retno Widyaningsih.

Berdasarkan perkembangan dinamika atmosfer terkini, demikian Retno Widyaningsih, angin di pesisir utara Jawa Tengah berhembus dari arah barat-utara secara konsisten dengan kecepatan 15 - 25 knots (18,5 - 46 kilometer per jam), sehingga diperkirakan pada 28-31 Desember terjadi
puncak pasang air laut dengan ketinggian gelombang 1,1 meter.

Jika puncak air laut pasang bersamaan dengan gelombang kategori sedang, lanjut Retno Widyaningsih, dapat menimbulkan banjir rob yang terjadi pada pukul 01.00-03.00 WIB sehingga warga di pesisir pantura dapat lebih waspada.

Gelombang tinggi 2,5 -4 meter tersebut, ungkap Retno Widyaningsih, berpotensi terjadi di Perairan Brebes-Pemalang, perairan Pekalongan-Kendal, perairan Semarang-Demak, perairan Jepara, perairan Karimun Jawa, perairan Pati-Rembang, Laut Jawa bagian tengah dan perairan selatan Kalimantan Tengah.

Sementara itu pemantauan Media Indonesia di pantura hingga saat ini aktivitas pelayanan baik kapal penumpang, barang maupun perikanan terhenti karena gelombang tinggi masih terjadi hingga mencapai 2,5 meter.

Pelayaran penyeberangan Jepara-Karimunjawa baik kapal verry maupun kapal cepat dihentikan, sehingga 356 wisatawan tertahan hingga beberapa hari dan menurut rencana hari ini Selasa (27/12) dievakuasi dengan kapal Pelni.

Ribuan kapal ikan juga terpaksa disandarkan di pelabuhan perikanan dan muara sungai sepanjang psntura Brebes-Rembang, Jawa Tengah, gelombang tinggi itu mengakibatkan nelayan berhenti melaut untuk sementara waktu hingga kondisi kembali mereda. "Kami tidak berani melaut, selain gelombang tinggi, angin kencang dan hujan terjadi di laut," ujar Anjar,40, nelayan di Wonokerto Pekalongan.

Demikian juga puluhan kapal latar motor (KLM) Phinisi dengan rute pelayaran Semarang-Kalimantan sejak beberapa hari lalu juga sudah berhenti, sehingga aktivitas bongkar muat barang seperti sembako, sayuran dan barang klontong di Pelabuhan Tanjung Emas. (OL-13)

Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Kota Semarang

Baca Juga

Dok PWKI

Sowan ke Sultan HB X, PWKI: Hadiah Gunungan Buat Paus Fransiskus Bahagia

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:31 WIB
Delegasi PWKI menyerahkan pigura berisi kliping berita dan foto-foto kunjungan delegasi PWKI dalam audiensi umum di Basilica St Petrus,...
Dok.Ist

Pemerintah Kota Serang Minta Wilmar Bantu Petani Tingkatkan Produksi

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:25 WIB
Peningkatan produksi akan membawa imbas positif terhadap petani sehingga taraf hidupnya...
MI/Palce/DOK.BMKG

Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter pada 1-2 Februari

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 31 Januari 2023, 23:11 WIB
Pola angin di sejumlah wilayah Indonesia menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang tinggi hingga enam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya