Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai di perairan utara Jawa Tengah terjadi sejak sepekan lalu, mengakibatkan aktivitas pelayaran baik itu nelayan, tongkang maupun penyeberangan antar pulau di sejumlah daerah di Pantura terhenti.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (16/1) ribuan kapal ikan masih tersandar sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, para nelayan di masih belum berani melaut akibat gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai di perairan utara Jawa Tengah.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor (KLM) pengangkut barang rute Semarang-Kalimantan juga memilih menunggu gelombang mereda, meskipun sudah bersiap menempuh pelayaran.
"Hanya kapal penumpang besar yang berani melaut dalam kondisi gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan utara saat ini," ujar Andika,45, seorang pengurus KLM di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jumat (16/1).
Hal serupa juga diungkapkan Sapawi,50, nelayan di Pelabuhan Wedung, Demak bahwa sudah lebih sepekan para nelayan di Pantura Jawa Tengah dari mulai Vreves-Rembang memilih berhenti melaut akibat gelombang tinggi, terutama nekayan menggunakan kapal kecil dengan mesin berjaiaditas di bawah 40 PK. "Kapal ikan besar juga berhati-hati dalam kondisi cuaca seperti ini," tambahnya.
Sementara itu Ari, pengurus wisata di Jepara mengaku sudah hampur sepekan menganggur karena tidak ada penyeberangan Jepara-Karimunjawa akibat gelombang tinggi disertai hujan badai, bahkan kapal penumpang seperti KMP Siginjai dan kapal ekspress sudah berhari-hari disandarkan di Pelabuhan Kartini Jepara.
"Tidak ada aktivitas pelabuhan Kartini, karebavtudak ada penyeberangan orang maupun barang yang berlangsung dan masih menunggu kondisi gelombang di perairan ini," imbuhnya.
Kepala Seksi Kepelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara, Luthfi Fuadi membenarkan hal itu, kondisi cuaca laut Jepara berdasarkan prediksi BMKG terjadi gelombang cukup tinggi mencapai 2,5 meter masih Ajan berlangsung hingga pekan mendatang, sehingga untuk sementara aktivitas pelayaran penyeberangan antar pulau dihentikan.
"Dengan kondisi ini, belum diperbolehkan untuk berlayar termasuk pelayaran penyeberangan ke Karimunjawa dari Jepara, diperkirakan sampai akhir pekan besok masih berhenti ," ujar Luthfi Fuadi..
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Lessy Andari mengatakan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah, sehingga diminta warga beraktivitas di perairan untuk waspada karena berisiko terhadap pelayaran saat kecepatan angin diatas 15 knot.
Selain gelombang tinggi mengganggu aktivitas pelayaran, ungkap Lessy Andari, air laut pasang (rob) juga terjadi di perairan utara Jawa Tengah, sehingga diminta warga berada di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati waspada banjir. (AS)
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyesalkan maraknya tawuran sarung selama Ramadan dan meminta penanganan ramah anak melalui disiplin positif.
POLDA Jateng melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) berhasil membongkar sindikat penadah sepeda motor bodong skala besar yang melibatkan jaringan antarprovinsi.
Setelah ambruknya dua banguna ambru, pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan atasan, termasuk Dinas Pendidikan Wilayah XII, dan kepala sekolah sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dan operasi pasar. Dalam waktu dekat, sebanyak 308 GPM akan digelar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Akibat kejadian itu, para korban langsung dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk mendapatkan penanganan medis.
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved