Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi dalam sistem Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026. Hal itu menyusul dikeluarkaannya peringatan dini cuaca ekstrem sepekan ke depan di Januari 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, diketahui peningkatan status tersebut didasarkan pada prakiraan curah hujan yang sangat tinggi, berkisar antara 200 hingga 300 milimeter per dasarian.
"Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama," kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.
Berikut adalah daftar wilayah di Jawa Tengah yang masuk dalam kategori siaga merah banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya:
Menurut analisis BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang membawa massa udara basah, serta aktivitas Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Rossby Ekuator turut memperparah pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Indonesia, khususnya Pulau Jawa.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk segera melakukan langkah mitigasi mandiri, seperti membersihkan saluran air dan memantau kenaikan debit sungai secara berkala. BMKG memperingatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat intensitas hujan yang sangat lebat.
Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan logistik di titik-titik rawan bencana guna meminimalkan risiko dampak hidrometeorologi selama periode dasarian ketiga Januari ini. (Ant/H-3)
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat Sumatra Utara pada Jumat, 6 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat, 6 Februari 2026.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Hasil analisis BMKG memperlihatkan kemunculan gelombang frekuensi rendah dan gelombang ekuatorial Rossby yang aktif di sekitar wilayah NTB
Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, cukup merata di kawasan pegunungan, dataran tinggi, Jawa Tengah bagian timur, Pantura, dan Solo Raya.
New York City berduka setelah 18 orang tewas akibat suhu beku ekstrem yang melanda selama 13 hari.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
BMKG operasikan modifikasi cuaca (OMC) untuk cegah banjir Jakarta hingga 12 Februari 2026. Simak langkah mitigasi dan status pintu air terbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved