Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini status "Siaga" untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah. Status ini merupakan level tertinggi dalam sistem Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang berlaku mulai 21 hingga 31 Januari 2026. Hal itu menyusul dikeluarkaannya peringatan dini cuaca ekstrem sepekan ke depan di Januari 2026.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, diketahui peningkatan status tersebut didasarkan pada prakiraan curah hujan yang sangat tinggi, berkisar antara 200 hingga 300 milimeter per dasarian.
"Status siaga tersebut merupakan peringatan dini tertinggi dalam Peringatan Dini Curah Hujan Tinggi (PDCHT) yang perlu diantisipasi bersama," kata Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo.
Berikut adalah daftar wilayah di Jawa Tengah yang masuk dalam kategori siaga merah banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya:
Menurut analisis BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia yang membawa massa udara basah, serta aktivitas Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia. Selain itu, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Rossby Ekuator turut memperparah pertumbuhan awan hujan di wilayah selatan Indonesia, khususnya Pulau Jawa.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk segera melakukan langkah mitigasi mandiri, seperti membersihkan saluran air dan memantau kenaikan debit sungai secara berkala. BMKG memperingatkan potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang yang dapat terjadi sewaktu-waktu akibat intensitas hujan yang sangat lebat.
Pemerintah daerah diharapkan meningkatkan kesiapsiagaan personel dan logistik di titik-titik rawan bencana guna meminimalkan risiko dampak hidrometeorologi selama periode dasarian ketiga Januari ini. (Ant/H-3)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan periode mudik Lebaran 2026 dan libur Idul Fitri 1447 H/2026 M masih dibayangi potensi hujan lebat di sejumlah wilayah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi tumbuhnya Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan prakiraan cuaca untuk 3 Maret 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Senin, 2 Maret 2026.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG pantau 3 bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang picu cuaca ekstrem di Indonesia. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang hingga 4 meter.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan cuaca Jawa Tengah 3 Maret 2026. Gelombang tinggi hingga 4 meter berpotensi di perairan selatan dan 2,5 meter dan potensi cuaca ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
KEPALA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan curah hujan pada Maret 2026 dan musim arus mudik Lebaran 2026 masih tergolong tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved