Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Tengah pada Minggu (21/12) malam. Namun, memasuki dini hari, intensitas hujan diprediksi meningkat hingga berpotensi memicu cuaca ekstrem di 25 daerah. Selain itu, masyarakat di pesisir utara (Pantura) diminta mewaspadai ancaman banjir rob yang kembali meningkat.
Pemantauan Media Indonesia menunjukkan intensitas hujan yang tinggi telah memicu bencana longsor di Dukuh Pamutuh Krajan dan Pamutuh Wetan, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan. Material longsor menutup jalan penghubung antardesa. Selain longsor, angin puting beliung dilaporkan melanda Cilacap dan Kendal, merusak sejumlah bangunan.
"Rumah saya roboh akibat diterjang angin ribut setelah sebelumnya hujan lebat mengguyur sejak sore. Saya dan keluarga mengungsi di rumah saudara," ujar Atin, warga Desa Pagerdawung, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal.
Staf Koramil Lebakbarang, Peltu Samiran, menyebut longsor di wilayahnya merupakan kejadian berulang. "Material longsor berupa tanah, batu, serta pohon tumbang menimbun badan jalan di dua titik. Kita langsung kerahkan anggota untuk melakukan pembersihan," jelasnya.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Retna Swasti Karini, memperingatkan bahwa meski gelombang laut cenderung menurun, potensi banjir rob di perairan utara Jawa Tengah justru meningkat pada malam hingga dini hari.
"Air laut pasang di perairan utara Jawa Tengah meningkat dengan ketinggian maksimum 1 meter. Kondisi ini berdampak banjir di sejumlah daerah di Pantura," ungkap Retna, Minggu (21/12) petang.
Secara terpisah, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Agus Triyono, mengungkapkan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir berpotensi terjadi di 25 daerah. Warga diminta mewaspadai bencana hidrometeorologi susulan.
Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Surakarta, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
"Angin pada umumnya bertiup dari timur ke barat daya dengan kecepatan 3-15 kilometer per jam. Suhu udara berkisar 15-29 derajat celcius dengan kelembapan 65-95 persen," pungkas Agus. (AS/P-2)
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
Data Pemerintah Kabupaten Tegal menunjukkan timbulan sampah mencapai 670,38 ton per hari. Namun, sampah yang berhasil diolah baru sekitar 5,3 persen.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Citiasia Inc. meresmikan Citiasia Nexus Hub Central Java di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi memperkuat orkestrasi pengembangan smart city di Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya.
GERAKAN Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Jawa Timur dan Gekrafs Jawa Tengah turut berpartisipasi dalam kegiatan Misi Dagang dan Investasi antarprovinsi yang digelar pada 29 Januari 2026.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved