Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai rawit merah di pasar tradisional di Kota Bengkulu, Bengkulu, kembali mengalami kenaikan mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Sebelumnya harga cabai sempat turun ke Rp90 ribu per kg, tetapi hanya bertahan kurang dari tiga pekan.
Peri, 39, pedagang cabai dipasar tradisional Pasar Minggu, Kelurahan Belakang Pondok, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, mengatakan, harga cabai rawit merah kembali naik lagi mencapai Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kg.
"Harga cabai rawit merah dikualitas biasa Rp100 ribu dan kualitas super Rp120 ribu per kg naik mulai hari ini Rabu (6/7)," katanya.
Untuk hari ini, lanjut dia, harga cabai naik cukup signifikan akibat pasokan dari Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang, Bengkulu, berkurang atau hanya sedikit. Untuk harga cabai merah di Kota Bengkulu, kisaran Rp85 ribu hingga Rp95 ribu per kg yang sebelumnya Rp75 ribu per kg.
Naiknya harga cabai di Provinsi Bengkulu, disebabkan harga pupuk di tingkat petani mengalami kenaikan sehingga berdampak dengan biaya produksi. Lalu ditambah dengan cuaca buruk sehingga ketersediaan cabai di tingkat pedagang jumlahnya terbatas.
Yudi, padagang cabai di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengatakan, terpaksa mengurangi pembelian cabai rawit merah dan cabai merah karena sepi pembeli.
"Pengurangan pembelian cabai disebabkan karena harga cabai yang terus mengalami kenaikan sehingga pembeli juga mengurangi pembeliannya," imbuhnya.
Untuk menjadi pedagang cabai, kata dia, saat ini harus memiliki modal cukup besar dari sebelumnya. Biasanya cukup modal Rp1 juta sudah dapat 20 kg cabai jika harga Rp50 ribu per kg. Saat ini, punya modal Rp1 juta maka dapat cabai hanya 10 kg dan kembali dijual Rp110 hingga Rp120 ribu per kg. (OL-13)
Baca Juga: Jelang Idul Adha 1443 H, Ojek Kambing di Kudus Kebanjiran Order
HARGA ayam dan komoditas cabai merah keriting di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, menjelang Ramadan 2026 terpantau mengalami kenaikan.
Disnakeswan Provinsi Bengkulu, telah menyalurkan sebanyak 19.400 dosis vaksin PMK dari pemerintah pusat ke sepuluh kabupaten/ kota yang ada sebagai upaya pencegahan wabah pada hewan ternak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Bengkulu, mendapatkan sebanyak 1.172 unit Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026.
Virus Nipah dapat ditularkan melalui hewan, salah satunya kelelawar, yang kerap mengonsumsi buah-buahan di alam terbuka.
Ternak yang terserang tersebut, tersebar ditiga kecamatan yakni Tanjung Kemuning, sebanyak 83 ekor, Padang Guci Hilir, 6 ekor dan Luas, 42 ekor.
Kebutuhan pokok masyarakat yang dijual seperti beras, terigu, gula pasir, telor, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, mi instan dan kebutuhan pokok lainnya.
Satgas Pangan Sidoarjo sidak Pasar Larangan jelang Ramadan 2026. Harga ayam potong tembus Rp42 ribu dan cabai rawit Rp90 ribu per kg. Cek tabel harganya di sini.
Pantauan harga pangan di Pasar Botania dan Tos 3000 Batam. Harga ayam Rp45.000, cabai rawit Rp85.000. Cek update harga sembako terbaru di sini.
Update harga pangan di Pasar Kadipaten Majalengka jelang Ramadan 2026. Cabai rawit, bawang, telur, dan daging sapi kompak naik. Cek tabel harganya.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
Harga cabai rawit kini mencapai Rp50 ribu per kg, naik dari Rp35 ribu per kg. Harga cabai keriting berada di kisaran Rp35 ribu per kg, dari sebelumnya Rp20 ribu per kg.
APCI memprediksi setelah periode Imlek, harga cabai rawit merah akan bergerak turun secara bertahap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved