Minggu 26 Juni 2022, 13:57 WIB

Ratusan Warga Tasikmalaya Keracunan Nasi Kotak Hajatan Pernikahan

Kristiadi | Nusantara
Ratusan Warga Tasikmalaya Keracunan Nasi Kotak Hajatan Pernikahan

DOK Polsek Bantarkalong.
Korban keracunan massal.

 

SEBANYAK 123 orang diduga mengalami keracunan setelah menyantap nasi bungkus di salah satu pemilik hajatan pernikahan. Ini menimpa warga Kampung Kendaljaya, Kedusunan Lengkongsari, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (25/6), sekitar pukul 17.30 WIB. 

Kapolsek Bantarkalong Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, Iptu Mugiono, mengatakan anggotanya mendapat laporan dari puskesmas ada puluhan orang mendapat perawatan intensif. Diduga mereka mengalami keracunan massal di sebuah hajatan pernikahan di Kampung Kendaljaya, Kedusunan Lengkongsari. Dari data yang dipeeroleh ratusan orang menghadiri undangan dan mereka mendapat nasi kotak.

"Pemilik hajatan pernikahan itu mengundang ratusan orang tersebar di Desa Simpang, Desa Hegarwangi, dan Desa Sirnagalih, Kecamatan Bantarkalong. Namun, para korban langsung membawa nasi kotak ke rumah dan pada malam hari mereka merasakan pusing, mual, muntah, dan diare hingga sebagian dirujuk ke RSU SMC," katanya, Minggu (26/6) saat dihubungi Media Indonesia.

Kejadian keracunan massal di Kampung Kendaljaya semakin meluas. Soalnya, warga yang menghadiri undangan hajatan itu bukan saja di Desa Sirnagalih tetapi mereka juga ada di Kampung Cikuya, Desa Simpang, dan Desa Hegarwangi. Kejadian keracunan itu disebabkan setelah mengonsumsi daging dalam nasi kotak dari warga yang akan melaksanakan hajatan pernikahan.

"Para korban keracunan datang ke puskesmas mengeluhkan gejala pusing, mual, muntah, dan diare. Tercatat ada 123 orang di antaranya 13 orang menjalani perawatan intensif berada di Puskesmas Bantarkalong dan 110 orang lain diizinkan pulang karena kondisinya stabil. Namun, potensi penambahan korban akan bertambah karena bukan hanya berasal dari lingkungan warga tetapi dari desa lain ikut," ujarnya.

Baca juga: Mati Mesin, KMP Nusa Dua Terseret Arus di Perairan Gilimanuk

Pihaknya pun mengamankan sisa makanan berupa bihun warna putih, rebusan telur, cabai hijau, semur daging sapi, dan tahu. Petugas kesehatan mengambil muntahan serta lainnya dari para korban. Selanjutnya semua bahan itu diperiksa di labolatorium di Bandung. Dugaan keracunan berasal dari daging sapi karena para korban merasakan masakan itu tidak enak dan berbau.

"Hajatan pernikahan yang akan dilakukannya pada Minggu (26/6) sesuai kesepakatan akan tetap dilaksanakan dengan tidak menggunakan makanan yang telah dibuat tetapi akan menyediakan makanan baru. Pihak mempelai lelaki asal Bandung berencana membawa rombongan keluarga sebanyak 80 orang," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

MEDCOM

Agincourt Resources Tambah Beasiswa Martabe Tahun Ini

👤Yoseph Pencawan 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 21:55 WIB
Nilai beasiswa Martabe Prestasi pada 2022 meningkat 24% dari tahun sebelumnya menjadi Rp1,87...
Dok.MI

Polisi: Motif Pembunuhan siswa SD dalam kelas Karena Dendam

👤Mediaindonesia 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 21:54 WIB
Aksi pembunuhan itu terjadi pada hari Selasa (9/8) di salah satu sekolah dasar, Kecamatan Sunggal, Sumatera...
ANTARA

Bendera Merah Putih 77 Meter Terbentang di Pulau Terluar Papua Barat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 21:40 WIB
Pembentangan dan penancapan bendera Merah Putih itu dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya