Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PETANI kelapa sawit di kawasan Provinsi Aceh sekarang riang gembira. Pasalnya harga bahan baku minyak goreng itu sekarang sedang berpihak kepada mereka. Apalagi, hasil panen sawit di provinsi paling ujung barat Indonesia ini mudah dijual ke penampung atau ke pabrik CPO setempat. Ditambah lagi kwalitas hasil panen mereka sekatang tergolong bagus.
Amatan Media Indonesia di Kabupaten Aceh Utara misalnya, harga sawit TBS (tandan buah segar) sejak sebulan terakhir sudah mencapai Rp2.000 per kg. Harga tersebut lebih mahal dari bulan lalu berkisar Rp1.700 hingga Rp1.800 per kg.
"Ini harga paling mahal. Sebelumnya tidak pernah seperti sekarang" tutur Teungku Zakaria, petani sawit di Desa Matang Peusangan, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, pada Selasa (5/10).
Pihaknya berharap harga tersebut terus bertahan ditingkat jual petani kepada penampung. Mereka berharap pemerintah harus menguntrol harga pasar, supaya tidak terjadi permainan oleh pengusaha besar.
Tingginya harga bahan CPO ini juga dirasakan warga Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Srlatan hingga petani di Aceh Barat Daya. Mereka sangat bergembira naiknya harga sawit saat kondisi ekonomi sulit ditengah pandemi covid-19.
Pada bagian lain, hasil penelusuran Media Indonesia, luas lahan kebun sawit di Provinsi Aceh yang diapit Selat Malaka dan Samudera Hindia itu berjumlah sekitar 321.903 ha (tahun 2019). Beberapa lokasi hamparan paling luas sejauh mata memandang adalah di Kabupaten Nagan Raya 71.661,53 ha. Lalu disusul Kabupaten Aceh Singkil 43.910,13 ha, Subulussalam 19.057.29 ha.
Baca Juga: Bibit Siklon Tropis Tumbuh di Belahan Bumi Utara, Ini Pengaruhnya ke Indonesia
Sayangnya luas kebun sawit di provinsi bekas konflik politik itu bukan dimiliki masyarakat setempat. Tapi dikuasai 61 perusahaan raksasa dengan status HGU. Dari 61 perusahaan besar tersebut, sekitar 39 masih beroperasi, 8 dalam tahap pembangunan dan 14 lainnya tidak aktif lagi atau kolaps.
Ditenggarai akibat banyaknya perusahaan pendatang dari luar Aceh, kini hanya sedikit sekali milik warga setempat. Itu sebabnya terjadi permainan harga buah sawit segar hingga merugikan petani lokal yang hanya memiliki kebun untuk menghidupi nafkah keluarga.
"Perlu perhatian khusus, jangan sampai terjadi kesenjangan sosial. Betapa luas lahan rawa penyimpan air dan hutan prokdusi karbon hilang bukan untuk kesejahteraan warga sekitar. Tapi untuk mencapai keserakahan nafsu yang
tidak berprikemanusiaan" tutur Junaidi, tokoh masyarakat Kabupaten Nagan Raya. (OL-13)
Normansyah menegaskan BPDP berkomitmen berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten dan kementerian terkait dalam mempercepat program-program perkebunan tersebut.
Di tengah harga energi global yang masih bergejolak dan tekanan impor bahan bakar minyak yang terus membayangi anggaran negara, kebijakan energi kini tak lagi sekadar urusan teknis.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
BERBAGAI komentar negatif terus dinarasikan dalam beberapa bulan terakhir ini terkait dengan komoditas nonmigas andalan utama ekonomi nasional, yakni kelapa sawit.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Dengan mengurangi harga barang yang dilaporkan, maka bea masuk yang dibayarkan juga akan berkurang dan hal tersebut sangat merugikan ekonomi dari sisi pendapatan negara.
Garuda Indonesia menghibahkan satu unit pesawat untuk fasilitas manasik di Asrama Haji Kelas I Aceh. Hibah ini dirancang sebagai sarana praktik langsung bagi calon jemaah.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved