Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMPERINGATI HUT Kemerdekaan RI dilaksanakan berbagai cara, salah satunya PT Pelindo IV (Persero) dengan melakukan penanam mangrove sebanyak 1.000 pohon di wilayah Makassar New Port (MNP). Proyek MNP merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) agar konektivitas di laut bisa lebih cepat.
Penanaman mangrove tersebut, menurut Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi untuk menciptakan pelabuhan hijau sebagai dukungan program nasional Go Green, dengan mengangkat tema, 'Mangrove Tumbuh, Indonesia Hijau'.
"Kegiatan ini melibatkan Universitas Hasanuddin Makassar. Penanaman mangrove ini adalah salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan untuk melindungi habitat laut dan menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar MNP," sebut Prasetyadin.
1.000 bibit mangrove yang ditanam tersebut lanjut Prasetyadi, merupakan bantuan dari Universitas Hasanuddi. “Kegiatan ini juga adalah salah satu
upaya Pelindo IV untuk meningkatkan kualitas udara segar. Termasuk dari ratusan hektare lahan reklamasi untuk pembangunan MNP ini, 20 hektare nanti akan dibanguan ruang terbuka hijau," lanjutnya.
Kegiatan ini juga sebagai tahap awal pembangunan water front city, yang mulai dikembangkan tahun ini. "Dan kami dari Unhas, sangat mendukung,
tentu akan selalu memberi dukungan, baik itu bibit mangrove untuk penghijauan, tapi juga untuk visibility study nya," tambah Prof Dwiah Aries Tina Pulubuhu, Rektor Unhas Makassar.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Makassar, Mohammar Ramdhan Pomanto, M Ansar, Sekretaris Daerah Kota Makassar mengaku mengapresiasi rencana
pembukaan ruang publik bagi warga Makassar di sekitar MNP, yang dimulai dengan penanaman mangrove sebagai awal pembangunan ruang terbuka hijau.
"Kita perlu tahu, luas lahan mangrove di Kota Makassar saat ini sekitar 400 hektare, dan 300 hektare-nya memang ada di wilayah sekitar MNP di
wilayah Kecamatan Tallo. Dan ini juga bisa menambah luas RTH di Makassar yang luasnya baru 8 persen dari total luasan yang harus ada sekitar 30
persen," tutup Ansar. (OL-13)
Baca Juga: Dapat Remis HUT ke 76 RI, 189 Napi di Sumsel Bebas
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
Pelindo melepas keberangkatan 7 ribu peserta Mudik Gratis Pelindo 2026 menjelang Lebaran 2026, dengan total 152 armada bus.
Pelindo Group memberangkatkan peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 yang mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Berbeda dengan aksi penanaman biasa, program ini mencakup pendampingan nursery (pembibitan) bagi masyarakat lokal.
Kementerian Kehutanan terus memperkuat rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir melalui Program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR).
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Dari perairan yang sempat minim kehidupan, terumbu karang kini kembali berwarna dan mangrove tumbuh semakin kokoh di pesisir Desa One Ete dan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. Rehabilitasi
Program ini bertujuan untuk mendorong kepedulian dan aksi nyata terhadap lingkungan agar tercipta masa depan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan layak bagi generasi mendatang.
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved