Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Edukasi Mangrove Dorong Generasi Muda Jadi Garda Ketahanan Pesisir 

Despian Nurhidayat
28/2/2026 16:53
Edukasi Mangrove Dorong Generasi Muda Jadi Garda Ketahanan Pesisir 
Direktorat Rehabilitasi Mangrove menggelar Mangrove Goes To School (MGTS).(Direktorat Rehabilitasi Mangrove)

Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS). Program edukasi ini dirancang sebagai strategi komunikasi publik untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sekaligus mendorong peran aktif pelajar dan mahasiswa dalam rehabilitasi mangrove berkelanjutan.

Dalam empat bulan pelaksanaannya, MGTS telah melibatkan lebih dari 2.000 peserta dari kalangan mahasiswa dan siswa SMA di sembilan provinsi. Kegiatan ini digelar di sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Gadjah Mada, IPB University, Universitas Jambi, Universitas Udayana, Universitas Riau, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji, yang memiliki kedekatan dengan wilayah pesisir dan daerah aliran sungai (DAS) prioritas. Program ini juga menyasar sekolah menengah atas di kawasan pesisir untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan MGTS mencakup kuliah umum, diskusi interaktif, hingga berbagi praktik lapangan. Melalui pendekatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman tentang fungsi mangrove sebagai pelindung alami pesisir, penyerap karbon biru, penjaga keanekaragaman hayati, serta penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong aksi nyata. Sejumlah inisiatif telah muncul dari peserta, mulai dari penyusunan proposal riset, kampanye lingkungan berbasis media sosial, pembentukan komunitas peduli mangrove di lingkungan kampus dan sekolah, hingga keterlibatan langsung dalam kegiatan rehabilitasi mangrove.

Direktur Rehabilitasi Mangrove, Nikolas Nugroho Surjobasuindro, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Rehabilitasi mangrove membutuhkan keberlanjutan lintas generasi. Melalui Mangrove Goes To School, kami menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya mangrove, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian, dan keberanian untuk terlibat langsung sebagai agen perubahan,” ujarnya.

Ke depan, program MGTS ditargetkan diperluas ke sedikitnya 10 perguruan tinggi dan sekolah di wilayah pesisir serta DAS prioritas hingga pertengahan tahun. Pengembangan ini akan diperkuat melalui dukungan proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) serta kolaborasi dengan pemerintah daerah dan komunitas lokal.

Melalui pendekatan ini, Direktorat Rehabilitasi Mangrove menekankan bahwa investasi pada generasi muda menjadi langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan mangrove sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir Indonesia. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya