Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi VI DPR RI Nyat Kadir menilai jabatan Wali Kota Batam, yang juga sebagai ex officio Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah tepat. Penggabungan dua fungsi tersebut adalah solusi terbaik untuk menghilangkan dualisme kepemimpinan dan pengeloaan atas Kota Batam, Kepulauan Riau, yang beberapa tahun lalu kerap terjadi.
"Isu dualisme antara Pemkot (pemerintah kota) dan BP Batam sudah tidak ada lagi. Dua lembaga itu telah bersinergi sehingga pembangunan di segala bidang di Batam berjalan dengan baik. Seiring sejalan untuk membangun Batam," ujar Nyat Kadir dalam keterangan resmi, Senin (10/5).
Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Kepri yang juga mitra kerja BP Batam itu menambahkan, sejak PP 62 tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP 46 2007 tentang KPBPB Batam, yang mengamanatkan adanya restrukturisasi organisasi BP Batam, pertumbuhan ekonomi Batam sejak 2019 telah naik secara signifikan.
Baca juga: Herman Deru Launching SONGKET, Aplikasi Deteksi Dini Karhutla
Data BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Batam pada 2019 mencapai angka 5,92% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya sebesar 4,56%. Pencapaian itu menunjukkan pembangunan di Batam sudah berada pada jalurnya.
"Capaian tersebut sangat bagus karena melebihi pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01% dan Provinsi Kepri yang tumbuh 4,89% pada 2019. Saya telah mengevaluasi lebih dari satu tahun dan ini didukung oleh data dan fakta bahwa banyak kemajuan yang telah dicapai setelah wali kota merangkap sebagai Kepala BP Batam," papar Nyat Kadir.
Dia mengungkapkan berdasarkan laporan BP Batam ke Komisi VI terdapat pertumbuhan nilai investasi pada triwulan pertama 2020 yang sangat menggembirakan dan melampaui target.
"Target investasi sebesar US$225 juta bahkan telah melebihi dari target, yakni menjadi US$473 juta. Negara-negara yang melakukan investasi di Batam antara lain Malaysia, Singapura, Tiongkok, dan investor dalam negeri sendiri termasuk penanaman modal daerah," imbuh Nyat Kadir yang juga anggota Mahkamah Kehormatan DPR RI tersebut.
Hal itu, sambung dia, menunjukkan kinerja BP Batam dalam pelayanan investasi dengan menerapkan PTSP, OSS, dan layanan digital lainnya terbukti efektif, dan membuat BP Batam percaya diri memasang target investasi 2021 hingga mencapai Rp25 triliun.
Sama halnya dengan masalah penyelesaian Kampung Tua, mantan wali kota Batam itu mengatakan, SK Wali Kota No 105 tahun 2004 tentang Kampung Tua di masa kepemimpinan dirinya, saat ini sudah terselesaikan dengan baik.
"Hal ini karena ada kesepahaman bersama antara dua lembaga tersebut, BP dan Pemkot Batam, serta didukung oleh BPN," paparnya.
Nyat Kadir menekankan penyatuan peran wali kota sekaligus Kepala BP Batam itu merupakan produk sukses pemerintah pusat.
"Sehingga perlu dilanjutkan karena selama ini telah berjalan bagus," pungkas ketua Kapoksi Fraksi Partai NasDem di Komisi VI DPR RI itu. (RO/OL-1)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
PENONAKTIFAN sekitar 49 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan di Batam oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) berdampak langsung pada warga.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Krisis air bersih yang melanda Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, masih belum sepenuhnya teratasi.
Meski secara umum cuaca terpantau stabil, BMKG menyebut potensi hujan ringan masih berpeluang terjadi secara lokal di sejumlah wilayah.
Berlokasi strategis di kawasan Meisterstadt, Pollux Mall Batam Centre, The HardDeck tampil dengan konsep aviation-themed bar & bistro yang modern dan berkelas.
TANA Group juga menghadirkan sejumlah program promosi bagi konsumen, di antaranya program Window Cuan dengan total hadiah hingga Rp1 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved