Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT hujan deras yang turun sejak Kamis (3/12) hingga Jumat (4/12), dua desa di Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh
terendam banjir.
Dua desa yang terendam banjir itu adalah Desa Terutung Pedi dan Desa Batu Mbulan.
Di Desa Terutung Pedi, ketinggian banjir berkisar 40 cm hingga 60 cm. Air juga masuk ke rumah rumah warga. Berbagai barang elektronik dan barang berharga lainnya harus diamankan ke tempat lebih tinggi.
Baca juga: Air Bah Landa Medan, Lima Tewas
Ibnu, tokoh masyarakat Kecamatan Babussalam, mengatakan banjir itu karena terjadi terjadi luapan air Sungai Muara Lawe Kemijin.
Pasalnya, sejak dua hari terakhir, terjadi hujan terus menerus di kawasan pengunungan hulu sungai tersebut.
"Arus sangat deras dan melimpah sehingga meluap ke permukiman warga sepanjang aliran sungai. Makanya sebagian rumah terendam" kata Ibnu.
Catatan Media Indonesia, sebagian lokasi di Aceh Tenggara termasuk rawan banjir. Hal itu karena kabupaten berjulukan tanah alas itu berada di lereng taman nasional Gunung Leuser (TNGL). (OL-1)
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Data sementara posko darurat Aceh mencatat 56.652 hektare sawah di 18 kabupaten dan kota rusak akibat banjir bandang dan longsor akhir November 2025.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Pemerintah memilih mengebut pembangunan jembatan permanen di Aceh meski status tanggap darurat bencana belum sepenuhnya dicabut.
SETELAH diguyur hujan terus menerus sejak tiga hari terakhir, sebagian kabupaten/kota di kawasan Provinsi Aceh terendam banjir.
PENGURUS Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen (PP GMKI) gelar peresmian Student Center GMKI Cabang Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi DI Nanggroe Aceh Darusalam, Jumat (18/11).
Banjir mulai merendam tujuh desa di dua kecamatan di Aceh Tenggara pada Kamis siang. Tujuh desa itu terdiri atas lima desa di Kecamatan Bambel dan dua desa di Kecamatan Lawe Sumur.
Saat itu, korban bersama keluarganya sedang berkunjung ke rumah neneknya yang letaknya bertepatan di pinggir sungai (DAS) Lawe Bulan.
BANJIR bandang yang terjadi di kawasan Provinsi Aceh mulai menelan korban jiwa. Karena itu warga diharapkan meningkat kewaspadaan diri dan keluarganya dalam menghadapi fenomena alam ini.
Lokasi yang sering menjadi tempat mondar-mandir satwa buas berkuku tajam itu antara lain di kawasan Desa Lawe Pinis, Seri Muda, Desa Makmur Jaya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved