Senin 23 Januari 2023, 06:55 WIB

Banjir di Aceh Meluas ke 11 Wilayah Kabupaten

Amiruddin A.R | Nusantara
Banjir di Aceh Meluas ke 11 Wilayah Kabupaten

MI/AMIRUDIN ABDULLAH REUBEE
Banjir mengenangi Kantor Bupati Pidie, Aceh, Minggu (22/1/2023).

 

SETELAH diguyur hujan terus menerus sejak tiga hari terakhir, sebagian kabupaten/kota di kawasan Provinsi Aceh terendam banjir. Hal itu telah terganggu aktivitas warga dan arus lalulintas di jalur nasional Banda Aceh-Medan, Sumatera Utara.

Amatan Media Indonesia, banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai yang terjadi sejak Jumat (20/1) hingga hari ini, Minggu (22/1) telah permukiman warga di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang. Lalu meliputi Aceh Besar, Kota Banda Aceh, Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tengah.

Di Kabupaten Pidie misalnya, banjir genangan air hujan telah merendahkan komplek Perkantoran Bupati, Pidie di kawasan Jalan Prof A Majid Ibrahim. Sejumlah ruang seperti Operasional Room, ruang Asisten I, Asisten ll, Asisten II, bagian Umum, Bagian Organisasi dan bagian Humas terendam air. Banjir juga lengenangi setinggi sekitar 60 cm halaman upacara kantor bupati itu.

Lalu sekitar 500 unit rumah warga di Desa Blang Asan, Desa Gampong Asan Kecamatan Kota Sigli ibukota Kabupaten Pidie juga tergenang. Berikutnya sekitar 300 rumah warga desa Lampoh Lada, Cot Teungoh, Tidur dan Desa Keunire Kecamatan Pidie juga terendam. Ketinggian air berkisar 30 cm hingga 70 cm.

"Ini banjir genangan air hujan terbesar sejak 10 tahun terakhir" tutur Zikri, tokoh masyarakat Kota Sigli, Pidie, kepada Media Indonesia, Minggu (22/1).

Adapun di Kabupaten Pidie Jaya, sesuai data dari BPBD (Badan Penanggulangan Daerah) sebanyak 18.125 warga terdampak banjir. Mereka tersebar di 72 desa dalam kawasan 8 kecamatan.

Korban paling banyak terdampak banjir itu paling banyak di Kecamatan Ulim 7.102 jiwa. Mereka dari 1.952 keluarga, tersebar dalam kawasan 21 desa. Lalu korban terdampak paling banyak kedua yaitu di Kecamatan Bandar Dua berjumlah 4.821 jiwa, tersebar di 13 desa.

"Kondisi cuaca di Pidie Jaya, belum bersahabat. Masih berpotensi hujan lebat" kata M Nur, Kepala BPBD Pidie Jaya.

Sedangkan di Kabupaten Aceh Utara, banjir merendamkan 5 kecamatan. Masing-masing adalah Kecamatan Matang Kuli, Pirak Timur, Paya Bakong, Lhok Sukon, Tanah Luas, Samudera dan Kecamatan Cot Girek.

Di Desa Lawang dan Desa Tanjung Haji Muda, sekitar 40 jiwa harus mengungsi ke balai desa dan senter. Karena itu sudah dua hari mereka krisis bahan makanan dan air bersih.

"Kami sudah langganan banjir setiap hujan lebat. Tahun ini yang pertama kali. Sedangkan tahun 2022 lalu ada sekitar 12 kali tergenang" tutur M Husen, Kepala Desa Tanjung Haji Muda. (OL-13)

Baca Juga: Hujan Deras Picu Tanah Longsor Di Sejumlah Wilayah Kuningan

Baca Juga

Ist

Iluni UI Bangun Antara untuk Warga Terdampak Gempa Cianjur

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 21:15 WIB
Pada Kamis (26/1), pembangunan hunian sementara yang disebut Antara mulai dilaksanakan di Kampung Sirnagalih, Desa Benjot, Kecamatan...
MI/Heri S

Upaya Penyelundupan 87 Calon PMI Ilegal ke Arab Saudi Digagalkan

👤Heri Susetyo 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 20:45 WIB
Ke-87 PMI itu berasal dari NTT, Jember, dan Jawa Tengah. Mereka akan berangkat dari Terminal 2 Bandara Internasional Juanda di Kabupaten...
DOK.MI

Waspada Dampak Hujan dan Angin Kencang di Bali hingga 30 Januari

👤Ruta Suryana 🕔Sabtu 28 Januari 2023, 20:05 WIB
Dampak yang berpotensi terjadi akibat cuaca ekstrem antara lain banjir, tanah longsor, pohon tumbang, angin kencang,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya