Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN dengan intensitas ringan hingga tinggi yang terjadi sejak Jumat (20/1) menyebabkan kejadian tanah longsor di beberapa tempat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari Pusdalops BPBD Kabupaten Kuningan, hujan deras yang terjadi pada Sabtu (21/1) mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.30 WIB menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Dusun Pahing, Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut terjadi pada pondasi rumah milik Soleh dan material longsoran menimpa rumah Juhadi. Selain itu, rumah milik Deden,50 juga berpotensi mengalami longsor.
Selain di Kecamatan Nusaherang, longsor juga terjadi di Desa Cimenga, Kecamatan Darma dan Desa Bagawat, Kecamatan Selajambe. Di Desa Cimenga, longsor terjadi pada TPT bahu jalan Kabupaten yaitu antara Cipasung-Subang dan masih berpotensi mengalami longsor susulan.
Sedangkan pada Jumat (20/1) tanah longsor terjadi di sejumlah tempat di Kabupaten Kuningan. Diantaranya di tiga dusun di Desa Tundagan, di Desa Puhun dan Desa Hantara, Kecamatan Hantara. Tanah longsor juga terjadi di Desa Pakapasan Girang, masih di Kecamatan Hantara.
1 rumah ambruk, dua rumah rusak dan belasan rumah lainnya terancam terseret longsoran tanah. Longsor juga mengancam sejumlah fasilitas umum yang terdiri dari TPT yang rusak, saluran air tertimbun longsor dan akses jalan yang terganggu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, menjelaskan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk membantu warga yang terdampak longsor. Bersama-sama
mereka juga telah membersihkan lokasi dari material longsoran.
"Untuk yang rumahnya rusak, sementara kita evakuasi ke rumah saudaranya yang aman. Khawatir terjadi longsor susulan," tutur Indra, Minggu (22/1).
Indra mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar tebing untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan dalam waktu yang lama. (OL-15)
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
Lestari mengungkapkan bahwa pada penghujung 2025, sejumlah pakar sebenarnya telah menyampaikan peringatan mengenai potensi hujan lebat, fluktuasi cuaca, serta dampak perubahan iklim.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang menyebut dampak hujan lebat mengguyur setidaknya terdapat 10 kejadian bencana yakni ada 6 kawasan longsor dan 4 kawasan banjir.
Tragedi tambang emas ilegal di Sarolangun, Jambi. Longsor menimbun belasan penambang, delapan orang tewas dan empat lainnya selamat.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved