Minggu 13 September 2020, 07:02 WIB

Tak Lolos Tes Kesehatan, KPU Sultra Sebut Bapaslon bisa Diganti

mediaindonesia.com | Nusantara
Tak Lolos Tes Kesehatan, KPU Sultra Sebut Bapaslon bisa Diganti

ANTARA/Harianto
Ketua KPU Provinsi Sultra La Ode Abdul Natsir Muthalib.

 

BAKAL pasangan calon (bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati dapat diganti pada masa perbaikan jika dinyatakan tidak lolos tes kesehatan. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) La Ode Abdul Natsir Muthalib.

"Kalaupun ada yang tidak sehat secara jasmani atau tidak lolos syarat kesehatan, masih ada waktu untuk dilakukan pergantian calon dan diberikan kesempatan selama masa pergantian," kata Natsir di Kendari, Minggu (13/9).

Natsir menjelaskan tiga rangkaian tes kesehatan yang harus dapat dilalui oleh para bakal pasangan calon bupati/wakil bupati di tujuh daerah di Sulawesi Tenggara, yaitu pemeriksaan kesehatan jasmani, rohani dan narkotika.

"Kalau jasmani itu mampu tidak mampu, artinya mampu atau tidak mampu menjalankan tugas sebagai bupati atau wakil bupati, demikian juga rohani. Akan tetapi, narkoba itu dia positif atau negatif," jelasnya.

Baca juga: Paslon Gubernur-Wagub Kalteng Jalani Tes Kesehatan

Ia juga mengatakan bakal pasangan calon terkonfirmasi positif covid-19 tidak langsung gugur dari pencalonannya.

"Ada salah satu calon yang telah diterima pendaftaran pencalonannya tetapi hasil labnya positif covid-19 maka yang bersangkutan itu diberi kesempatan, tidak langsung digugurkan," ungkap pria yang akrab disapa Ojo ini.

Bakal pasangan calon bupati/wakil bupati dengan hasil uji usap mandirinya negatif dan hasil pemeriksaan kesehatannya memenuhi syarat, KPU akan menetapkan sebagai pasangan calon pada tanggal 23 September 2020. Kemudian, undian nomor urut peserta pilkada pada tanggal 24 September 2020.

Akan tetapi, bila calon peserta positif covid-19, harus menunggu hasil pemeriksaan kesehatan selanjutnya.

"Kalau dia memenuhi syarat sebagai calon, KPU akan menetapkan sebagai peserta pilkada. Namun, nomor undiannya dia tinggal melengkapi nomor urut," tukasnya.

Sebelumnya, dokumen hasil pemeriksaan kesehatan 17 dari 18 bakal pasangan calon bupati/wakil bupati telah diserahkan ke tujuh KPU daerah sebagai penyelenggara pilkada di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Penyerahan tersebut oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Bahteramas Kendari dr. Hasmudin ke KPU Muna, Wakatobi, Buton Utara (Butur), Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe Selatan (Konsel), Kolaka Timur (Koltim), dan Konawe Utara (Konut) di Kantor KPU Provinsi Sultra, Sabtu (12/9) malam.(Ant/OL-5)

Baca Juga

DOK PEMKAB JAYAPURA

Kampung Adat Membangun

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 05:00 WIB
Kampung Adat ini digagas Bupati Jayapura Mathius Awoitauw dalam visi dan misi yang diusungnya, 'Jayapura...
MI/Benny Bastiandy

Sumut Stop Penambahan Keramba Jaring Apung di Danau Toba

👤Yoseph Pencawan 🕔Senin 25 Januari 2021, 02:30 WIB
Pemprov juga telah melaksanakan sosialisasi cara budi daya ikan yang baik kepada pengusaha budi daya ikan di...
Antara/Oky Lukmansyah

Petugas Tutup Paksa Swalayan Langgar PPKM di Kupang

👤Palce Amalo 🕔Senin 25 Januari 2021, 02:10 WIB
Petugas juga memberikan peringatan kepada pemilik swayalan untuk menaati aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah demi memutus rantai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya