Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN hutan dan lahan di Provinsi Aceh cukup mengkhawatirkan. Laporan dari BPBD Provinsi Aceh saat ini karhutla telah melanda enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Kota Langsa dan Kota Lhokseumawe. Adapun luas hutan dan lahan yang terbakar sejak awal Maret hingga sekarang telah mencapai 139 ha (hektare). Ditengarai sebagian yang terbakar itu faktor manusia dan sebagian kecil lainnya karena ketidak engajaan.
Kondisi paling parah di Kabupaten Aceh Jaya. Dari 139 ha yang terbakar tersebut, 30 ha di antaranya terdapar di Aceh Jaya. Selebihnya tersebar di enam kabupaten/kota lainnya.
Bahkan kebakaran 30 ha di Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya yang dimulai sejak 5 Maret, hingga kini belum seluruhnya padam. Pasalnya titik api itu berada di lahan gambut sehingga api sangat sulit dipadamkan oleh petugas.
"Menuju lokasi kebakaran sulit, jalannya susah dilewati armada kebakaran. Tapi petugas berusaha memadamkan dengan alat seadanya" kata Syahril, Kepala Bidang Kedaruratan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Kamis (12/3).
baca juga: https://mediaindonesia.com/read/detail/296079-dua-harimau-masih-di-subulussalam
Lahan yang terbakar itu disebut-sebut akan dijadikan lahan perkebunan sawit. Seorang warga di Aceh Jaya menyebutkan aksi pembakaran hutan ini dilakukan oleh jaringan yang sangat kuat. Warga yang menyaksikan aksi pembakaran tidak berani melapor ke polisi.
"Kalau tidak, mana mungkin berani melakukan pembakaran serampangan tanpa peduli efek buruk. Daripada hilang kenyamanan, lebih memilih pura-pura tidak tahu" ujar warga lannya. (AFP/OL-3)
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus dilakukan secara intensif.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau resmi menetapkan status siaga darurat Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per Jumat (13/2) yang berlaku hingga 30 November 2026 mendatang.
KEBAKARAN hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau terus meluas dan bahkan telah menembus hingga 745,5 hektare (ha).
JUMLAH titik panas atau hotspot sebagai indikator karhutla di Riau terus melonjak. Berdasarkan pantauan terakhir satelit ditemukan sebaran titik panas yakni 336 di sumatra
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Â menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Harga daging sapi dan kerbau di sejumlah wilayah di Aceh, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dan Aceh Selatan, tembus Rp200 ribu per kilogram.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Menjelang 12 hari memasuki Bulan Suci ramadan 1457 H, kondisi warga penyintas banjir besar di Aceh Tengah masih sangat memprihatinkan.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
Mahasiswa diingatkan agar sebaik mungkin menghindari hal-hal yang merugikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved