Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Prabowo: Ada Kelompok Politik Manfaatkan Bencana untuk Bangun Narasi Ketidakpercayaan

Rahmatul Fajri
13/2/2026 19:10
Prabowo: Ada Kelompok Politik Manfaatkan Bencana untuk Bangun Narasi Ketidakpercayaan
Presiden Prabowo Subianto.(Biro Pers Sekretariat Presiden.)

PRESIDEN Prabowo Subianto menyebut adanya kelompok politik tertentu yang dinilai memanfaatkan momentum bencana alam di tanah air. Ia menyebut kelompok tersebu senang dengan terjadinya musibah untuk membangun narasi ketidakpercayaan terhadap pemerintah dan negara.

Hal tersebut disampaikan Presiden usai meninjau langsung penanganan dampak bencana di sejumlah titik. Ia menyayangkan adanya manuver politik yang mencoba memancing di air keruh saat rakyat sedang berduka.

“Pertama orang-orang politik tertentu seolah-olah girang dengan bencana. Mereka berpikir, dengan bencana bisa bikin suatu suasana ketidakpercayaan kepada pemerintah, ketidakpercayaan kepada Republik Indonesia. Memang ada kelompok-kelompok tertentu itu,” ujar Presiden Prabowo saat peresmian SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2).

Meski demikian, Presiden Prabowo menegaskan bahwa respons cepat aparat di lapangan membuktikan negara hadir untuk rakyat. Ia memberikan apresiasi kepada personel TNI, Polri, serta kementerian terkait yang telah bekerja tanpa henti di lokasi bencana selama berminggu-minggu.

“Saya lihat sendiri, saya keliling. Saya tanya anggota, sudah berapa lama di sini? Ada yang bilang sudah 20 hari, tiga minggu, bahkan satu bulan. TNI dan Polri habis-habisan terjun untuk mengatasi kesulitan rakyat,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengungkapkan progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia menunjuk Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Tito Karnavian sebagai Ketua Satgas Rekonstruksi dan Rehabilitasi untuk memimpin pemulihan wilayah terdampak.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, dari total 52 titik kabupaten/kota yang terdampak bencana, kini hanya tersisa 10 wilayah yang belum kembali ke kondisi normal.

“Ketua Satgas lapor ke saya, dari 52 titik yang tertimpa, tinggal 10 kabupaten yang masih belum normal. Perkiraan beliau, dalam dua bulan sisanya akan normal kembali,” ungkap Presiden Prabowo. (Faj/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya