Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Pemerintah Tegaskan Fokus pada Penanganan Bencana

M Ilham Ramadhan Avisena
04/12/2025 19:07
Pemerintah Tegaskan Fokus pada Penanganan Bencana
Kondisi pemukiman yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.(Antara)

PEMERINTAH memastikan seluruh sumber daya nasional tetap dikerahkan secara maksimal dalam menangani bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah memilih memprioritaskan langkah-langkah penanganan ketimbang memperdebatkan perubahan status bencana.

"Berulang kali berikan penjelasan oleh berbagai pihak bahwa yang paling penting adalah penanganannya. Seluruh sumber daya nasional bekerja keras untuk melakukan penanganan," jelasnya kepada pewarta, dikutip pada Kamis (4/12). 

Ia menyatakan, keputusan pemerintah mempertahankan status bencana bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, pemerintah telah melakukan penanganan yang cukup masif. Semua sumber daya, kata Prasetyo, telah dikerahkan dan itu menjadi pilihan yang diambil.

Namun ia menambahkan tidak semua pertimbangan dapat disampaikan secara terbuka. "Banyak pertimbangan ya. Ada hal-hal yang tidak bisa juga disampaikan ya. Pertimbangan-pertimbangan tersebut, yang paling penting adalah bukan masalah statusnya, tapi sekali lagi adalah masalah penanganannya," jelasnya. 

Meski status tidak dinaikkan menjadi bencana nasional, Prasetyo memastikan dukungan pusat kepada daerah tidak berkurang. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi khusus agar anggaran dan bantuan teknis terus dibuka selebar mungkin.

"Support atau back up dari pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, provinsi maupun kabupaten, termasuk mengenai anggaran, yang Bapak Presiden langsung memberikan instruksi kepada kami untuk mem-back up sepenuhnya proses penanganan terhadap bencana," tuturnya. 

Terkait kemungkinan masuknya bantuan internasional, pemerintah untuk sementara belum membuka opsi tersebut. Prasetyo menyampaikan penghargaan atas perhatian negara sahabat, namun menegaskan pemerintah masih mampu menangani situasi.

"Banyak sekali atensi dari negara-negara sahabat dan kami mengucapkan terima kasih. Namun demikian kita merasa bahwa pemerintah masih sanggup untuk mengatasi seluruh permasalahan yang kita hadapi," kata Prasetyo. 

Ia menambahkan, stok kebutuhan dasar masih aman. Pemerintah juga memastikan distribusi energi berjalan, bahkan dengan cara nonkonvensional. Pemerintah, imbuh Prasetyo, secara intens berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan pasokan BBM terdistribusi ke seluruh wilayah.

Prasetyo juga memastikan anggaran penanganan bencana berada pada level aman. Di dalam APBN, pemerintah memiliki pos anggaran Dana Siap Pakai untuk kesiapsiagaan kebencanaan. Prabowo juga disebut telah memberikan instruksi untuk menyiapkan dana tambahan jika diperlukan. 

Itu juga berlaku bagi TNI dan Polri yang menjadi garda terdepan di lokasi terdampak. Saat ini, sisa Dana Siap Pakai tercatat sekitar Rp500 miliar. "Di dalam APBN itu ada yang namanya Dana Siap Pakai yang memang diperuntukkan untuk kesiapsiagaan kebencanaan. Kalau sampai terakhir, masih di kisaran Rp500 miliar sekian," pungkas Prasetyo. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya