Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
STANDAR kualifikasi guru di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur hingga kini masih jauh dari harapan. Pemerintah daerah pun berupaya berupaya mengatasi kondisi ini demi mencapai standar kualifikasi guru yang sesuai target.
Data dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur, menyebutkan hingga saat ini lebih banyak guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dibandingkan yang sudah memiliki sertifikat. Ada 1.235 guru yang saat ini belum memiliki sertifikat pendidik sebagai salah satu standar kualifikasi.
Sekretaris Dinas PKO Flotim, Fransiskus Saverius Resiona saat dikonfirmasi Kamis (31/10), mengakui lebih dari 50% guru saat ini tidak mendapatkan tunjangan profesi karena belum memiliki sertifikat pendidikan. Selain belum menerima tunjangan profesi, khusus bagi guru-guru PNS non sertifikasi maka akan terhambat proses kenaikan pangkat.
"Jika berbicara soal kualitas maka salah satu indikatornya adalah dilihat dari berapa banyak guru yang telah memenuhi standar kualifikasi atau yang telah memiliki sertifikat pendidik. Dari data yang ada, guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik sebanyak 1143, sementara yang belum memiliki sertifikat sebanyak 1235. Para guru yang belum memiliki sertifikat tersebut belum menerima tunjangan profesi atau tunjangan sertifikasi. Sehingga guru non sertifikasi tersebut dihargai oleh pemda Rp250 ribu per bulan. Bagi guru-guru non PNS yang non sertifikasi juga akan terkendala pada proses kenaikan pangkat," pungkas Fransiskus.
Menurut Fransiskus, Pemkab Flores Timur saat ini terus berupaya untuk mengatasi kondisi ini dengan memaksimalkan sejumlah program, baik melalui program dari pusat seperti Program Pendidkan Profesi Guru (PPG) maupun program pemerintah daerah melalui kegiatan sertifikasi.
"Sejumlah upaya terus dimaksimalkan. Salah satunya melalui program pemerintah pusat yaitu Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk meningkatkan kompetensi guru agar profesional dalam profesinya. Salah satu syaratnya adalah guru harus memiliki sertifikat pendidik. Pada tahun 2018 lalu melalui program PPG regular tersebut ada sekitar 232 guru yang sudah lolos seleksi. Dari 232 guru yang lolos seleksi ini, 65 guru saat ini sedang mengikuti pendidikan, sehingga masih 167 guru yang saat ini masih menunggu panggilan untuk mengikuti pendidikan profesi guru regular," kata Fransiskus.
baca juga: BPBD Cianjur mulai Bersiaga Hadapi Potensi Peralihan Musim
Selain itu, program pemerintah daerah pada 2020 nanti akan melakukan kegiatan sertifikasi dengan menggandeng Universitaas Nusa Cendana di Kupang.
"Sehingga para guru di daerah ini pun dapat memiliki standar kualifikasi pendidikan secara layak dan profesional," ujar Frasiskus. (OL-3)
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Selain berorientasi pada murid, guru sebagai jantung perubahan di ekosistem pendidikan perlu mendapatkan perhatian serius.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Sharing Happiness, Guruverse.id, dan ACF Eduhub sebagai mitra pelaksana.
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved