Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pembuangan bayi di Purwakarta, Jawa Barat meningkat. Dalam dua pekan terakhir, setidaknya ada tiga bayi dibuang orang tuanya di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Satu meninggal dunia, satu dalam perawatan rumah sakit, satu lainnya di Kecamatan Plered, berhasil diselamatkan warga.
Senin (8/4), warga Kecamatan Plered dan Babakan Cikao Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat gegerkan dengan penemuan dua bayi berjenis kelamin laki-laki. Bayi pertama yang ditemukan diperkirakan baru lahir. Sementara bayi kedua ditemukan di Pasar Citeko Kecamatan Plered, diperkirakan berusia tujuh bulan.
Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian, menyebutkan, berdasarkan keterangan saksi bayi yang diperkirakan baru lahir tersebut ditemukan di bawah sebuah pohon nangka di Kecamatan Babakancikao.
"Bayi tersebut ditemukan oleh saksi yang hendak membuang sampah di belakang rumahnyah sekira pukul 09.00 WIB. Pada saat ditemukan kondisi bayi masih dalam keadaan hidup dan menyatu dengan ari-arinya," kata Handreas, Senin (8/4).
Handreas menjelaskan, bayi prematur itu diperkirakan baru berusia 5 bulan kandungan. Kemudian, bayi malang dirujuk ke RS Bayu Asih Purwakarta dan langsung dilakukan penanganan oleh dokter.
"Pada saat pemeriksaan oleh dokter, sekira pukul 11.30 WIB korban bayi laki-laki sudah meninggal dunia," kata Handreas.
Baca juga: Anggota Yonif RK 751/VJS Selamatkan Bayi Korban Banjir Sentani
Di hari yang sama, bayi kedua ditemukan di sebuah mesjid di sekitar area Pasar Citeko kecamatan Plered sekira pukul 10.00 WIB. Kapolsek Plered Kompol Slamet Harijanto mengatakan, penemuan bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang penjaga masjid yang curiga dengan suara tangisan bayi.
Setelah dicek ternyata ada sesosok bayi tampak sehat kemudian dibawa ke kantor UPTD Pasar Citeko dan selanjutnya di bawa ke Kantor Polsek Plered. Diduga orang tua bayi itu sengaja menelantarkan anaknya akibat depresi.
"Alhamdulilah orang tua dan kakek bayi berhasil ditemukan saat ini sudah berada di kantor Polsek Plered," kata Kompol Slamet.
Diberitakan sebelumnya, diduga akibat depresi, seorang ibu berinisial W, 35, warga Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta bertindak nekat mengubur bayinya yang berusia lima bulan dalam keadaan hidup, di pekarangan belakang rumahnya. (OL-3)
Jika pada tahun-tahun sebelumnya ia mampu memproduksi kolang-kaling hingga 50 kg per hari, kini ia hanya mampu menghasilkan 15 hingga 20 kg saja.
Ratusan umat Konghucu memadati Vihara Budi Asih untuk melaksanakan ibadah sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek 2577.
Program Perhutanan Sosial memberi akses legal kepada masyarakat untuk mengelola hutan, memanfaatkan hasilnya, dan menjaga kelestariannya.
Mereka berharap hidangan MBG yang diantarkan oleh Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah dan posyandu itu bisa lebih beragam.
Bertani ikan di karamba jaring apung di perairan seperti di Waduk Cirata dan Waduk Jatiluhur memang tidak mudah. Petani ikan harus mempersiapkan modal sekitar Rp20 hingga 30 juta.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
Perkembangan janin yang tidak sempurna hingga memicu PJB dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko dari sisi kesehatan orang tua maupun lingkungan.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Seiring meningkatnya misi komersial ke luar angkasa, para ahli memperingatkan adanya risiko kesehatan reproduksi yang terabaikan. Apakah manusia siap bereproduksi di orbit?
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Pemilihan alas kaki seharusnya mengutamakan kenyamanan anak di atas fungsi korektif yang belum tentu diperlukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved