Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Jaga Sterilitas Saat Lebaran, Muhammadiyah Ingatkan Warga tidak Sembarang Sentuh Bayi

Atalya Puspa    
18/3/2026 08:41
Jaga Sterilitas Saat Lebaran, Muhammadiyah Ingatkan Warga tidak Sembarang Sentuh Bayi
Ilustrasi(Freepik)

TRADISI silaturahmi dan kumpul keluarga saat Idul Fitri sering kali menjadi momen yang dinantikan untuk saling berbagi kebahagiaan. Namun, di balik hangatnya interaksi sosial tersebut, terdapat risiko kesehatan yang mengintai anggota keluarga yang paling rentan: bayi dan balita.

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberikan peringatan khusus kepada masyarakat agar lebih disiplin menjaga kebersihan saat berinteraksi dengan anak-anak selama momentum Lebaran

Ketua PP Muhammadiyah, Agus Taufiqurrahman, menekankan bahwa tindakan sederhana seperti mencuci tangan adalah prosedur wajib sebelum menyentuh atau menggendong si kecil.

Kerentanan Imunitas Anak

Agus menjelaskan bahwa bayi dan balita memiliki karakteristik biologis yang berbeda dengan orang dewasa. Sistem pertahanan tubuh mereka yang masih dalam tahap perkembangan membuat paparan kuman sekecil apa pun bisa berdampak serius.

“Anak-anak bukanlah miniatur orang dewasa. Mereka masih dalam tahap tumbuh kembang dan sangat rentan terhadap berbagai agen penyakit,” tegas Agus sebagaimana dikutip dari laman resmi Muhammadiyah, Rabu (18/3).

Menurutnya, tangan orang dewasa yang tampak bersih belum tentu bebas dari mikroorganisme berbahaya. Kontak langsung dengan tangan yang terkontaminasi kuman dapat menjadi jalur cepat penularan infeksi. 

“Sebaiknya kalau kita menyentuh balita kita harus dalam keadaan yang bersih. Maka penting untuk menjaga kebersihan, khususnya tangan, sebelum menyentuh bayi,” ujarnya. 

Ia menambahkan, “Jika tangan mengandung kuman, dikhawatirkan bayi akan terpapar sehingga berpotensi menimbulkan penyakit dan infeksi.”

Risiko Alergi dan Perlindungan Ekstra

Selain ancaman infeksi bakteri atau virus, faktor higienitas juga berkaitan erat dengan sensitivitas kulit anak. 

Agus mengingatkan bahwa residu zat tertentu, seperti sisa makanan, debu, atau bahan kimia, yang menempel pada tangan orang dewasa dapat memicu reaksi alergi pada kulit bayi yang tipis.

“Jangan sampai tangan mengandung zat yang tidak cocok bagi kulit sensitif anak sehingga menimbulkan reaksi alergi,” katanya memperingatkan.

Lebih lanjut, di tengah keramaian silaturahmi, orang tua diharapkan memberikan perlindungan ekstra. 

Selain memastikan tamu yang hadir dalam kondisi bersih, orang tua diminta memperhatikan pakaian yang dikenakan anak agar sesuai dengan kondisi lingkungan guna meminimalisir paparan polutan atau cuaca ekstrem.

Etika Bertamu yang Sehat

Sebagai penutup, Muhammadiyah mengimbau para tamu dan keluarga besar untuk memiliki kesadaran diri (self-awareness). Orang dewasa perlu menahan diri untuk tidak menyentuh atau menggendong anak apabila merasa kondisi tubuhnya kurang fit atau belum membersihkan diri setelah perjalanan.

Kesadaran kolektif ini penting agar kegembiraan Idulfitri tidak berakhir dengan jatuh sakitnya anak-anak akibat kelalaian dalam menjaga standar kebersihan dasar di tengah interaksi sosial yang intens. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik