Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait penerapan skema bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) pada periode Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menegaskan bahwa langkah ini diambil guna menyelaraskan ritme kerja birokrasi daerah dengan ketetapan nasional.
“Jadi Pemerintah Provinsi Jakarta, seperti yang berulang kali saya sampaikan, selalu akan mengikuti apa yang menjadi keputusan maupun arahan dari pemerintah pusat," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2).
Prioritas Pelayanan Publik
Meski menerapkan fleksibilitas kerja seperti WFA maupun work from home (WFH), Pramono memberikan catatan kritis. Ia menginstruksikan jajarannya agar kualitas pelayanan di lapangan tidak mengendur, terutama saat arus mudik berlangsung.
"Sedangkan kebijakan yang telah dibuat, dan saya kebetulan mendengarkan apa yang menjadi keputusan, kami akan mengikuti dan menindaklanjuti," tambahnya. Ia menekankan bahwa kepentingan masyarakat luas tetap menjadi prioritas utama di tengah mobilitas Lebaran yang tinggi.
Jadwal WFA dan Aturan Cuti
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, telah merinci jadwal skema WFA demi mengurai kepadatan arus lalu lintas:
Airlangga menjelaskan bahwa kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta. Namun, ia menggarisbawahi bahwa ini adalah skema kerja fleksibel (flexible working arrangement), bukan tambahan hari libur.
Sejalan dengan itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau perusahaan agar tidak memotong jatah cuti tahunan karyawan yang menjalankan WFA.
“Pekerja atau buruh yang melaksanakan WFA tetap menjalankan pekerjaan sesuai dengan tugas dan kewajibannya. Oleh karena itu, pelaksanaan WFA tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan,” tegas Yassierli.
Menaker juga meminta para pemberi kerja untuk tetap membayarkan upah secara penuh sesuai kesepakatan kerja yang berlaku, meskipun pekerjaan dilakukan secara jarak jauh. (Ant/P-2)
LEBARAN 2026 menjadi periode vital bagi ekonomi Indonesia yang ditandai dengan lonjakan tajam jumlah uang tunai yang beredar di masyarakat
Tradisi meriam bambu di Pidie saat Lebaran menarik ribuan wisatawan, memicu kemacetan panjang, dan berpotensi dikembangkan sebagai wisata budaya unik Aceh.
TRANS-Jakarta mencatat dalam dua hari pelaksanaan tarif khusus Rp1, 21–22 Maret 2026, operator transportasi publik itu mencatat lebih dari 1,1 juta pelanggan.
Fenomena post holiday blues atau penurunan suasana hati merupakan hal yang wajar.
Masakan bersantan masih layak dikonsumsi hingga hari ketiga Lebaran, asalkan teknik penyimpanan dan pemanasannya dilakukan dengan benar.
Promo ini menyasar layanan kelas eksekutif pada KA Sribilah Utama relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Tebingtinggi, Kisaran, hingga Rantauprapat.
Pemprov DKI siap menerapkan WFH satu hari per pekan untuk hemat BBM, namun masih menunggu keputusan pemerintah pusat. Kebijakan direncanakan berlaku usai Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menerapkan kebijakan WFA bagi ASN pada 25-27 Maret 2026 sesuai arahan pusat. Meski fleksibel, Pramono menegaskan ini bukan tambahan libur
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi pendatang pasca-Lebaran tanpa operasi yustisi. Namun, pendatang diimbau memiliki kapasitas
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung instruksikan peningkatakn kewaspadaan selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved