Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mendesak jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk bergerak lebih sigap dalam melakukan mitigasi bencana. Hal ini menyusul adanya laporan jatuhnya korban jiwa dan titik longsor akibat cuaca ekstrem yang mengguyur Ibu Kota belakangan ini.
Yuke meminta seluruh dinas terkait, mulai dari Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, hingga BPBD, untuk melakukan penanganan yang tepat sasaran demi meminimalkan kerugian materil maupun korban jiwa.
"Kami minta dinas terkait melakukan penanganan dan mitigasi yang cepat, termasuk antisipasi dalam beberapa hari ke depan di lokasi rawan banjir," tegas Yuke di Jakarta, Jumat (23/1).
Desakan tersebut disampaikan Yuke sebagai respons atas meninggalnya seorang pengemudi minibus, Arohim, 51, yang terjebak kemacetan akibat banjir di ruas Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, pada Kamis (22/1) siang.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK. "Kami dari DPRD DKI Jakarta mengucapkan rasa duka yang mendalam atas kejadian tersebut," ujarnya.
Yuke mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah intensitas hujan tinggi yang menyebabkan sejumlah ruas jalan dan permukiman terendam. Menurutnya, mitigasi yang presisi adalah kunci agar tragedi serupa tidak terulang.
Deteksi Dini Titik Longsor
Selain banjir, Yuke juga menyoroti ancaman tanah longsor yang mulai muncul di beberapa wilayah, salah satunya di Jakarta Selatan. Ia meminta pemangku kepentingan melakukan deteksi dini secara intensif.
"Beberapa laporan hari ini seperti di Srengseng Sawah banyak yang longsor. Ini juga harus segera dideteksi biar bisa diantisipasi dan tidak memakan korban," kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.
Ia juga mengingatkan Pemprov DKI agar lebih selektif dan cermat dalam mengeluarkan izin pembangunan, terutama di daerah yang secara geografis memiliki risiko tinggi.
"Agar cermat dalam memberikan ijin membangun di lokasi yg rawan longsor atau sempadan sungai yang ada di Jakarta, termasuk di atas saluran air, agar bisa diantisipasi kejadian longsor," tambahnya.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggal dunia ditemukan di dalam mobilnya saat kemacetan parah melanda flyover Jelambar, Grogol Petamburan. Wakasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, AK Muhammad Ilham, membenarkan insiden pilu tersebut. "Ya tadi ada pengemudi mobil, pria, tewas di dalam mobilnya," kata Ilham.
Peristiwa bermula saat kendaraan korban tiba-tiba mogok di tengah antrean kendaraan. Karena tidak kunjung bergerak meski diklakson pengendara lain, petugas Satlantas kemudian mengecek kondisi kendaraan.
"Informasi dari anggota kita yang bertugas, ada yang beritahu ke petugas kita, itu ada mobil mogok. Nah, (mobil korban) didorong-dorong tak maju, ternyata ketika pas dicek, pengemudi udah meninggal," pungkas Ilham. (Ant/P-2)
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Pemprov DKI mitigasi risiko di TPST Bantargebang pascalongsor dan salurkan santunan BPJS Ketenagakerjaan ratusan juta bagi ahli waris serta beasiswa anak korban.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
BADAN Penanggulangan bencana daerah (BPBD) Jawa Timur melakukan i pengecekan kondisi peralatan Early Warning System (EWS) yang tersebar di berbagai daerah di Jatim
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved