Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerapkan rekayasa cuaca untuk wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Rekayasa cuaca diterapkan mulai dari 13 Januari di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.
“Betul, sudah terlaksana sejak tgl 13 Januari kemarin. Posko di Lanud Halim Perdanakusuma,” Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo, dikutip dari pesan teks kepada Jurnalis metrotvnews.com, Jumat, 16 Januari 2026.
Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Meski berencana diterapkan selama sepekan, namun rekayasa cuaca tersebut tetap menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
“Rencana sampai tanggal 22 Januari, tapi realisasinya menyesuaikan eskalasi ancaman berdasarkan prediksi cuaca yg diupdate setiap hari,” ungkap Budi.
Disamping itu, BMKG terus memantau perkembangan cuaca secara intensif serta menyampaikan peringatan dini apabila teridentifikasi potensi hujan dengan intensitas lebat atau berdurasi panjang yang dapat meningkatkan risiko banjir terutama di wilayah DKJ.
“Hujan dengan intensitas sedang di Jakarta tidak serta-merta menyebabkan banjir hingga berhari-hari. Potensi genangan atau banjir tetap bergantung pada sejumlah faktor pendukung yaitu durasi hujan, kondisi drainase dan sungai, hingga kondisi pasang laut (rob),” Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, dikutip dari pesan teks kepada Jurnalis Metrotvnews.com, Jumat, 16 Januari 2026.
Sementara itu, hujan sedang yang berlangsung lama atau terjadi berulang dalam waktu berdekatan dapat meningkatkan akumulasi air penyebab banjir.
Untuk tiga hari ke depan, warga Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Bekasi Kota dan Kabupaten Bogor dapat mewaspadai hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.
Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi resmi BMKG dan tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan genangan atau banjir.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menilai bahwa OMC yang dilakukan di Indonesia merupakan upaya mitigasi bencana yang terukur dan berbasis sains.
BMKG menjelaskan, teknik penyemaian awan dalam OMC tidak menciptakan awan baru, melainkan hanya memicu proses alami pada awan yang sudah jenuh.
Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.
Penyemaian dilakukan pada area target di perairan utara Jawa Tengah dengan jarak 52–82 nautical mile dari Bandara Ahmad Yani Semarang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved