Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

BMKG Terapkan Rekayasa Cuaca di Lanud Halim Perdanakusuma untuk Cegah Banjir Jakarta

Rona Marina Nisaasari
16/1/2026 13:36
BMKG Terapkan Rekayasa Cuaca di Lanud Halim Perdanakusuma untuk Cegah Banjir Jakarta
Ilustrasi(MI/RAMDANI)

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerapkan rekayasa cuaca untuk wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Rekayasa cuaca diterapkan mulai dari 13 Januari di Landasan Udara Halim Perdanakusuma.

“Betul, sudah terlaksana sejak tgl 13 Januari kemarin. Posko di Lanud Halim Perdanakusuma,” Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo, dikutip dari pesan teks kepada Jurnalis metrotvnews.com, Jumat, 16 Januari 2026.

Rekayasan atau modifikasi cuaca ini dilakukan untuk mencegah potensi banjir yang kerap terjadi di wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Meski berencana diterapkan selama sepekan, namun rekayasa cuaca tersebut tetap menyesuaikan dengan kondisi lapangan.

“Rencana sampai tanggal 22 Januari, tapi realisasinya menyesuaikan eskalasi ancaman berdasarkan prediksi cuaca yg diupdate setiap hari,” ungkap Budi.

Disamping itu, BMKG terus memantau perkembangan cuaca secara intensif serta menyampaikan peringatan dini apabila teridentifikasi potensi hujan dengan intensitas lebat atau berdurasi panjang yang dapat meningkatkan risiko banjir terutama di wilayah DKJ.

“Hujan dengan intensitas sedang di Jakarta tidak serta-merta menyebabkan banjir hingga berhari-hari. Potensi genangan atau banjir tetap bergantung pada sejumlah faktor pendukung yaitu durasi hujan, kondisi drainase dan sungai, hingga kondisi pasang laut (rob),” Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, dikutip dari pesan teks kepada Jurnalis Metrotvnews.com, Jumat, 16 Januari 2026.

Sementara itu, hujan sedang yang berlangsung lama atau terjadi berulang dalam waktu berdekatan dapat meningkatkan akumulasi air penyebab banjir.

Untuk tiga hari ke depan, warga Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Bekasi Kota dan Kabupaten Bogor dapat mewaspadai hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi resmi BMKG dan tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan genangan atau banjir.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya