Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

BMKG Pantau Cuaca Jakarta Sepekan ke Depan dan Keluarkan Peringatan Dini Risiko Banjir

Rona Marina Nisaasari
16/1/2026 13:12
BMKG Pantau Cuaca Jakarta Sepekan ke Depan dan Keluarkan Peringatan Dini Risiko Banjir
Ilustrasi(ANTARA/SULTHONY HASANUDDIN)

BMKG terus memantau perkembangan cuaca secara intensif serta menyampaikan peringatan dini apabila teridentifikasi potensi hujan dengan intensitas lebat atau berdurasi panjang yang dapat meningkatkan risiko banjir terutama di wilayah Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

“Hujan dengan intensitas sedang di Jakarta tidak serta-merta menyebabkan banjir hingga berhari-hari. Potensi genangan atau banjir tetap bergantung pada sejumlah faktor pendukung yaitu durasi hujan, kondisi drainase dan sungai, hingga kondisi pasang laut (rob),” Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani, dikutip dari pesan teks kepada Jurnalis Metrotvnews.com, Jumat, 16 Januari 2026.

Sementara itu, hujan sedang yang berlangsung lama atau terjadi berulang dalam waktu berdekatan dapat meningkatkan akumulasi air penyebab banjir.

Untuk tiga hari ke depan, warga Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Bekasi Kota dan Kabupaten Bogor dapat mewaspadai hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat.

Oleh karenanya, masyarakat diimbau untuk rutin memantau informasi resmi BMKG dan tetap waspada terhadap potensi dampak hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan genangan atau banjir, seperti DKJ.

Sementara itu, BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem seminggu ke depan. Hujan sedang hingga lebat akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Peningkatan intensitas hujan yang signifikan terdapat hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem tercatat di Jawa Tengah (188.4 mm/hari), Banten (90.2 mm/hari), Jawa Barat (89.0 mm/hari), Sumatera Selatan (50.6 mm/hari).

Sedangkan dalam beberapa hari terakhir, BMKG juga mencatat kejadian hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Indonesia.

“Betul, cuaca sepekan ke depan di dominasi hujan lebat di beberapa wilayah,” kata Andri.

Kejadian cuaca ekstrem tersebut diakibatkan oleh kombinasi beberapa faktor, utamanya faktor regional yaitu keberadaan sirkulasi siklonik dan penguatan monsun dingin Asia.(H-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik