Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

WNA Diduga Pamer Kelamin, Pramono Anung: Kalau Terbukti, Hukum Berat

Andhika Prasetyo
12/1/2026 08:18
WNA Diduga Pamer Kelamin, Pramono Anung: Kalau Terbukti, Hukum Berat
WNA diduga melakukan aksi eksibisionis di Taman Literasi Blok M.(Tangkapan layar Instagram)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum menindak tegas seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memperlihatkan alat kelaminnya kepada dua perempuan di kawasan Blok M.

“Kalau memang itu dilakukan, tertangkap, harus dihukum seberat-beratnya,” ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Minggu.

Pernyataan tersebut merespons video yang viral di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat pria WNA didatangi sejumlah warga yang mengaku menyaksikan langsung aksi tak senonoh tersebut, didampingi oleh petugas keamanan kawasan Blok M.

Salah satu perempuan dalam video tersebut tampak meluapkan kemarahannya sambil menunjuk ke arah pria WNA itu. Ia menyebut pelaku sempat memanggil-manggil korban sebelum mempertontonkan alat kelaminnya. “Orang kayak gitu bahaya, Pak. Dia manggil-manggil tadi, terus nunjukin alat kelaminnya. Kurang ajar lo ya,” ucap perempuan tersebut dalam video.

Saat dimintai keterangan oleh petugas keamanan, WNA itu mencoba menjelaskan tindakannya sambil memperagakan kembali gestur yang dipersoalkan. Ia bahkan melontarkan kata-kata bernada merendahkan kepada perempuan yang melaporkannya. “‘She is crazy, stupid’,” kata pria tersebut.

WNA itu terlihat berupaya meyakinkan petugas keamanan bahwa perbuatannya tidak seperti yang dituduhkan oleh para perempuan tersebut. Namun, perdebatan antara kedua pihak terus berlangsung dan tidak berujung pada penyelesaian di lokasi.

Hingga kini, belum diketahui identitas maupun kewarganegaraan pria WNA tersebut. Aparat belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait tindak lanjut hukum atas peristiwa yang memicu perhatian publik tersebut. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya