Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan memamerkan alat kelaminnya di Taman Literasi Blok M, Jakarta Selatan. Aksi eksibisionisme tersebut terekam oleh pengunjung dan videonya sempat beredar luas di media sosial.
Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi mendatangi lokasi kejadian. Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang petugas keamanan taman menghampiri WNA pria tersebut. Perekam video bahkan menyebutkan bahwa tindakan serupa diduga bukan kali pertama dilakukan, karena pelaku disebut sempat memanggil pengunjung sebelum menunjukkan kemaluannya.
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung pada Sabtu (10/1), sekitar pukul 12.30 WIB. Menurut keterangan yang diterima polisi, WNA tersebut berdalih bahwa tindakannya dipicu oleh cuaca panas di Indonesia yang membuat tubuhnya terasa gatal. Ia juga disebut mengenakan pakaian yang tergolong biasa dan tidak mencolok saat berada di taman.
“Keterangan dari saksi, saksi sempat menanyakan alasan pelaku melakukan perbuatan itu. Pelaku mengaku karena cuaca di Indonesia sangat panas dan membuat tubuhnya gatal dari leher sampai ke bawah,” ujar Suparmin, Minggu (11/1).
Namun demikian, pihak keamanan taman saat itu hanya mengusir WNA tersebut tanpa mengamankan identitasnya atau melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Padahal, menurut polisi, perbuatan tersebut dapat dikategorikan sebagai tindakan pelecehan.
Polisi mengakui mengalami kesulitan untuk mendalami kasus ini karena keterbatasan bukti. Saat dilakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan kamera pengawas yang mengarah ke lokasi kejadian. Selain itu, petugas keamanan juga tidak menyaksikan langsung aksi eksibisionis tersebut.
Kendala lain muncul karena pelaku menggunakan bahasa asing, sehingga komunikasi dengan petugas keamanan tidak berjalan efektif. Setelah ditegur, WNA tersebut langsung meninggalkan lokasi.
“Kami mengimbau pihak pengelola keamanan untuk memasang CCTV. Jika ada kejadian serupa, segera hubungi kami dan amankan dulu pelakunya,” tegas Suparmin.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum menindak tegas seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta aparat penegak hukum menindak tegas seorang pria warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan tidak senonoh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved