Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRES Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi memerintahkan Seksi Propam memeriksa anggota Unit Narkoba Polsek Tambora yang terlibat dalam penangkapan Saipul Jamil dan asistennya. Dia menjamin pemeriksaan oleh Propam berjalan objektif.
"Kami menjamin pemeriksaan Propam terhadap anggota yang terlibat dalam penangkapan tersebut berjalan dengan obyektif dan bisa memberikan rasa keadilan bagi semua pihak," kata Syahduddi dalam keterangannya, Selasa (9/1).
Pemeriksaan oleh Propam dilakukan karena diduga ada pelanggaran dalam prosedur penangkapan asisten Saipul Jamil itu. Dia mengatakan akan memberi sanksi kepada anggota jika nantinya memang terbukti melanggar prosedur.
Baca juga : Kapolres Jakbar Utus Propam Periksa Unit Narkoba Terkait Penangkapan Saipul Jamil
"Ketika ada indikasi pelanggaran prosedur dalam tindakannya maka pihaknya tidak akan segan-segan memberikan punishment kepada setiap anggota yang melanggar," ucapnya.
Meski begitu, Kombes Syahduddi juga menyampaikan apresiasinya kepada anggota yang menjalankan tugas dalam memberantas narkoba.
"Di satu sisi kita mengapresiasi upaya anggota Unit Narkoba Polsek Tambora dalam melakukan penegakan hukum dan memberantas narkoba di wilayahnya," kata Syahduddi.
Baca juga : Saipul Jamil Dibebaskan setelah Hasil Tes Rambut Negatif Narkoba
Diberitakan sebelumnya, Pedangdut Saipul Jamil diamankan pihak kepolisian di Jakarta Barat, pada Jumat (5/1). Kapolsek Tambora Kompol Donny Agung Harvida membenarkan terkait penangkapan tersebut.
Donny menjelaskan, awalnya petugas kepolisian mencegat mobil untuk menangkap seseorang yang terlibat kasus narkoba. Namun, ternyata didalam mobil tersebut juga terdapat Saipul Jamil.
"Masih pemeriksaan. Itu tadi kita mengamankan seseorang ternyata di dalamnya ada Saipul Jamil, ini masih kita dalami," kata Donny saat dikonfirmasi, Jumat (5/1).
Baca juga : Polres Jakbar Musnahkan 94,5 Kg Narkoba Senilai Rp12 Miliar dari 7 Kasus
Donny mengatakan, saat ini Saipul Jamil juga turut diperiksa dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkoba. Namun, ia belum merinci lebih jauh terkait keterlibatan Saipul Jamil.
Sejauh ini, Donny hanya baru mengatakan bahwa hasil tes urine dari Saipul Jamil negatif, namun asistennya positif narkoba.
"Ini kita lagi kembangkan. Kalau tes urine saipul negatif tapi asistennya positif," ujarnya.
Baca juga : Polres Metro Jakarta Barat Musnahkan Sabu dan Ganja Senilai Rp409 Miliar
Diketahui, sempat beredar video di media sosial yang memperlihatkan pedangdut Saipul Jamil hendak diamankan oleh pihak kepolisian dijalur TransJakarta.
Video tersebut salah satunya diposting oleh akun Instagram @jakartabarat24jam. Terlihat, polisi dengan pakaian preman nampak coba membawa Saipul Jamil ke dalam mobil. (Z-4)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Anggota parlemen AS menekan pemerintahan Trump agar merilis video serangan “double-tap” 2 September dengan membatasi anggaran perjalanan Menhan Pete Hegseth.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkotika di Pasifik Timur, menewaskan empat orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved