Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengusulkan agar pemberian insentif tambahan kepada para petugas lapangan di jajaran ASN Pemprov DKI. Insentif tambahan itu untuk mengantisipasi penyakit yang dapat ditimbulkan dari dampak buruk polusi udara.
"Untuk itu saya mengusulkan agar para petugas di lapangan yang notabene profesi rentan terdampak paparan polutan mendapatkan insentif," kata Prasetio saat dikonfirmasi, Minggu (13/8).
para petugas yang diusulkan memperoleh insentif adalah Polisi Lalu Lintas (Polantas), petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan profesi lainnya di bidang pelayanan masyarakat yang sehari-hari bekerja di jalan.
Baca juga: Pakar Iklim: Cuaca Musim Kemarau Picu Tingginya Polusi Udara
Menurut Pras, sapaan akrabnya, polusi udara yang kian parah akhir-akhir ini dapat memengaruhi kesehatan para petugas yang sehari-hari bekerja di luar ruangan. Oleh karena itu, sudah sepantasnya mereka dibekali bonus yang dapat digunakan untuk menjaga kesehatan. Insentif itu dapat dianggarkan di APBD DKI Jakarta 2024.
"Saat ini mungkin mereka masih sehat dan tegap. Kita tidak mengetahui bagimana kondisi kesehatan jangka panjang mereka karena paparan polutan yang berlebihan," ujarnya.
Baca juga: Kualitas Udara Jakarta Kian Buruk, KLHK Serahkan Opsi WFH ke Perusahaan
Di sisi lain, Pemprov DKI telah menetapkan plafon kebijakan APBD 2024 senilai Rp81 triliun yang nantinya akan dibahas oleh komisi-komisi di DPRD dengan Pemprov DKI.
"Harapan saya insentif itu bermanfaat sebagai pencegahan dengan menambah asupan makanan kaya gizi, vitamin, hingga obat-obatan," jelas politikus PDIP itu.
Ia pun menegaskan, Pemprov DKI harus fokus menangani masalah-masalah yang mendesak dalam proses penyusunan APBD tahun depan.
"Banyak pekerjaan di Jakarta yang lebih penting dan perlu mendapat penanganan segera. Salah satunya menangani masalah polusi udara Ibukota yang semakin memburuk belakangan ini," tandasnya. (Z-11)
Anggota DPRD DKI Kevin Wu mendesak percepatan investigasi kebakaran di Teluk Gong yang menewaskan 5 orang.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk disahkan menjadi perda.
ANGGOTA Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Pansus Raperda KTR) DPRD DKI Jakarta, Ali Lubis, mengusulkan agar pengesahan Raperda KTR ditunda.
ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis menilai, banjir rob kawasan pesisir Jakarta merupakan peringatan serius. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta mempercepat penanganan.
BELAJAR dari peristiwa kebakaran Terra Drone, Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis, meminta agar pengawasan keamanan gedung dan bangunan di Jakarta diperketat.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Polusi udara luar ruangan dapat meningkatkan risiko diabetes, bahkan pada tingkat polusi yang selama ini dianggap aman oleh EPA dan WHO.
Satelit Sentinel-4 milik ESA berhasil mengirimkan citra pertama yang memetakan polusi udara di Eropa dan Afrika Utara. Misi ini akan memantau kualitas udara setiap jam.
Penelitian terbaru menemukan awan di Samudra Atlantik dan Pasifik kini makin redup akibat udara yang lebih bersih.
Polusi udara dan asap rokok merupakan dua faktor lingkungan yang kerap diabaikan, padahal keduanya memiliki dampak jangka panjang terhadap tumbuh kembang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved