Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI pasar Tanah Abang Blok G, Jakarta Pusat kian memprihatinkan. Pasalnya banyak kios milik pedagang beralih fungsi menjadi tempat kumpul para preman, dan menjadi memakai narkoba serta menenggak minuman keras (Miras).
DT,45 salah satu pedagang mengatakan banyak kios di pasar Tanah Abang Blok G yang tutup seperti di lantai 2 dan 3. Tutupnya kios milik pedagang ini justru berubah fungsi menjadi ke arah negatif.
"Kalau sore dan malam di lantai 2 dan 3 itu banyak para pelaku kejahatan, seperti preman, jambret bahkan memakai narkoba di situ terjadi," ucap DT saat diwawancarai di pasar Tanah Abang Blok G, Jakarta Pusat, Kamis (7/7).
Baca juga : Temukan Bong, Polisi Duga Blok G Pasar Tanah Abang jadi Sarang Pengguna Narkoba
DT mengatakan keberadaan para preman dan pemakai narkoba di lokasi tersebut sudah sangat meresahkan. Diharapkan pihak kepolisian dan pasar bisa menindak para preman dan pemakai narkoba di lokasi tersebut.
Baca juga : Kabareskrim: Narkoba Bisa Digunakan untuk Politik dan Terorisme
"Kalau bisa ditangkap mereka, ini sangat meresahkan para pedagang," ungkapnya.
Di tempat yang sama, RU pedagang pakaian lainnya mengatakan aktifitas di lantai 2 dan 3 mulai terjadi ketika pasar sudah tutup. Pedagang di Blok G ini sebenarnya sudah banyak yang mengetahui namun tidak berani melapor.
"Pada takut di sini pedagang melapor, kan kita di sini ada kios. Kalau kita melapor yang ada kita nanti diganggu bahkan nanti pihak pasar bisa mengusir pedagang," jelasnya.
Sementara itu dari pantauan kios - kios di lantai dua tidak terlihat adanya aktifitas para pedagang. Hanya terlihat sampah - sampah berserakan di dalamnya.
Dalam penelusuran di lantai 2 dan 3 di dapati pecahan kaca bekas minuman keras (miras) beserta tutup botol. Bukan hanya itu saja, bong atau alat penghisap sabu didapati beserta plastik klip sisa pemakaian sabu. (MGN/Z-8)
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
SEORANG pria berinisial TW menjadi korban dugaan penipuan investasi lahan parkir di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Korban diduga mengalami kerugian hingga Rp500 juta.
Prabowomeminta agar seluruh layanan kereta api menjamin keamanan, kenyamanan, dan kebersihan, baik di gerbong maupun stasiun.
Motif pelaku melakukan tindakan tersebut karena merasa kesal, korban dan rekan-rekannya memaksa masuk dan merusak gerbang di lokasi yang dijaga oleh kelompok pelaku.
Polisi menangkap pelaku pengeroyokan dan penembakan terhadap seorang pengacara di
Korban seorang pria berinisial WA mengalami luka tembak di bagian punggung kanan atas dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Seorang pengacara berinisial WA menjadi korban pengeroyokan dan penembakan di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi telah memeriksa 40 saksi,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved