Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menyebut sebanyak 2.000 orang direncanakan akan melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hari ini, Kamis (15/9).
Ribuan orang tersebut terdiri dari elemen mahasiswa dan buruh yang menolak kenaikan harga BBM dan tuntutan pembatalan Omnibus Law.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan, 2.000 orang yang akan melakukan demo tersebut tersebar di enam lokasi.
Baca juga : Demo Kenaikan BBM Subsidi, Aktivis 98: Perjuangan Mahasiswa Berkesinambungan
Zulpan merinci terdapat lima surat pemberitahuan aksi unjuk rasa yang diterima Polda Metro Jaya. Pertama, sebanyak 200 mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika dan Universitas Pelita Bangsa.
"Sebanyak 200 orang di Patung Kuda, Jakarta Pusat," kata Zulpan, melalui keterangannya, Kamis (15/9).
Kemudian sebanyak 50 orang dari mahasiswa Universitas Pelita Bangsa akan menggelar aksi di depan DPR RI. Kemudian 700 orang dari organisasi Kelompok Forum Depok akan melakukan aksi di DPRD Depok.
Baca juga : Polda Metro Kerahkan Ribuan Personel Kawal Demo Buruh di Patung Kuda
Kemudian 500 orang serikat pekerja akan melakukan aksi di DPRD Kota Bekasi dan 500 orang akan menggelar aksi di kantor Pemkot Bekasi. Kemudian sebanyak 500 orang dari Pemuda Kabupaten Bekasi di kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi.
"Kemudian satu aliansi mahasiswa tanpa pemberitahuan akan melakukan aksi di kawasan Patung Kuda," pungkas Zulpan. (Faj/OL-09)
Baca juga : Polri Siapkan 3.598 Personel Amankan Demo Perppu Ciptaker di DPR
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Polisi mengungkap jejak pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Rekaman CCTV menunjukkan aksi dilakukan secara terencana sejak awal.
Polda Metro Jaya identifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, BHC dan MAK. Polisi sebut total pelaku diduga lebih dari 4 orang.
Polisi ungkap identitas eksekutor penyiraman air keras Andrie Yunus (Kontras) berinisial BHC dan MAK lewat rekaman CCTV asli tanpa rekayasa AI.
Perang tersebut terlalu menguras anggaran negara. Padahal, menurut dia, situasi internal di Amerika Serikat tidak baik-baik saja dan membutuhkan sokongan.
Delpedro Marhaen bentangkan bendera Iran di PN Jakpus, tuntut Presiden Prabowo mundur dari Board of Peace (BoP) dalam sidang putusan kasus penghasutan.
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved