Headline

Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.

Tanpa Rekayasa AI, Ini Tampang Pelaku yang Siram Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus

Akmal Fauzi
18/3/2026 15:33
Tanpa Rekayasa AI, Ini Tampang Pelaku yang Siram Air Keras ke Aktivis Kontras Andrie Yunus
DUa terduga pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus(Tangkapan Layar Youtube )

POLDA Metro Jaya resmi mengungkap wajah dua orang terduga eksekutor penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras, Andrie Yunus. Identifikasi ini didapatkan penyidik melalui penelusuran mendalam terhadap rekaman CCTV sebelum dan saat kejadian pada 12 Maret 2026.

Berdasarkan data kepolisian, kedua eksekutor tersebut diketahui berinisial BHC dan MAK. Meski demikian, pihak kepolisian belum menjelaskan rinci identitas kedua pelaku.

Rekaman CCTV menunjukkan bahwa pada sore hari di hari kejadian, para pelaku terpantau sedang bergerak menuju arah Kantor YLBHI, Jakarta Pusat. Di lokasi tersebut, korban memang akan menghadiri kegiatan siniar (podcast). Wajah keduanya terlihat sangat jelas lantaran tidak menggunakan masker maupun penutup wajah lainnya.

"Pada pukul 16.32 di hari yang sama, pelaku melintas belum menggunakan helm, menggunakan kemeja batik warna biru," ungkap Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin.

Murni Rekaman CCTV, Bukan Rekayasa AI

Dalam keterangannya, Kombes Iman menegaskan bahwa foto maupun video wajah pelaku yang dikantongi polisi merupakan data rill dari lapangan. Ia menjamin tidak ada manipulasi teknologi dalam proses identifikasi visual ini.

"Ini hasil dari pengambilan gambar terhadap CCTV yang sudah kami peroleh. Kami tekankan kepada rekan-rekan sekalian ini sama sekali tidak dilakukan perubahan ataupun pengolahan sehingga kami dapat pertanggungjawabkan bahwa ini bukan hasil Artificial Intelligence," tegas Iman.

Berdasarkan rekaman tersebut, terduga pelaku pertama terlihat mengenakan batik berwarna biru, sementara pelaku kedua menggunakan kaus gelap berlengan panjang. Pelaku kedua, yang diduga kuat sebagai penyiram cairan kimia, sempat terekam melepaskan bajunya saat melarikan diri karena ikut terkena percikan zat berbahaya tersebut.

Secara keseluruhan, polisi menduga ada total empat pelaku yang terlibat dalam serangan ini, di mana mereka beraksi menggunakan dua sepeda motor pada Kamis (12/3) di Jalan Salemba, Jakarta.

"Tidak menutup kemungkinan pelaku lebih dari empat orang," kata Iman. 

Peristiwa tragis ini terjadi tepat setelah Andrie Yunus selesai mengisi podcast di kantor YLBHI yang membahas isu krusial bertema 'Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia'.

Akibat serangan tersebut, Andrie Yunus menderita luka bakar serius mencapai 24%. Cairan kimia tersebut merusak area tangan kanan dan kiri, dada, wajah, hingga bagian mata, yang hingga kini membutuhkan penanganan medis intensif.
(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik