Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras mengguyur Kota Depok, Jawa Barat, sekitar satu jam. Buruknya drainase menyebabkan ruas jalan tergenang banjir.
Genangan terparah terlihat di Jalan Boulevard di Kelurahan Tirtajaya, lalu Jalan Tole Iskandar dan Simpangan Depok di Kelurahan Sukamaju.
Kemudian, banjir juga menyasar wilayah Jalan Raya Bogor, Jalan Jambore, Jalan Arief Rahman Hakim, hingga Jalan Margonda. Ketinggian genangan di lokasi tersebut mencapai setinggi lutut orang dewasa.
Masduki, seorang pengendara motor, menyebut Jalan Boulevard mudah tergenang banjir setelah hujan deras. "Kawasan tersebut menjadi langganan genangan dan banjir setiap turun hujan. Lihat saja, hanya 1 jam hujan mengguyur, kawasan itu sudah tegenang," ujarnya, Rabu (27/4).
Baca juga: Digugat Warga Soal Banjir, PDIP: Anies Harus Evaluasi
Dia menilai kawasan tersebut mudah tergenang banjir, akibat buruknya sistem drainase. "Banyak sampah menimbun saluran air. Belum lagi lumpur tanah dan pasir yang tidak pernah dibersihkan. Itu yang mempercepat permukaan jalan tergenang," imbuh Masduki.
Pepen Sucipto, warga Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, mengungkapkan dalam dua tahun terakhir, kawasan rumahnya kerap mengalami banjir setiap hujan deras turun. "Warga sekitar pernah mengusulkan kepada dinas terkait agar dibangun saluran air pada kiri dan kanan jalan," jelasnya.
Baca juga: Pembangunan Polder di 9 Lokasi Kunci Kendalikan Banjir Jakarta
"Namun, usulan itu tak dianggap. Tinggi air di sana mencapai 60 cm. Padahal, hujan turun hanya satu jam. Bagaimana kalau berjam-jam? Genangan air bisa 1 meter lebih," sambung Pepen.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kota Depok Arga Dharma Tubagus menekankan bahwa pihaknya rutin membersihkan sampah dan lumpur pada saluran drainase.
"Satgas kami setiap hari di lapangan mengangkat sampah, serta membersihkan gorong-gorong yang tersumbat tanah dan lumpur. Tetapi, masyarakatnya kurang disiplin," klaim Arga.(OL-11)
Periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari terdapat peluang hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian sebesar 70 hingga lebih dari 90 persen.
Sebagian warga Bumiayu memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka terdampak banjir. Tak hanya itu, ratusan hektare tanaman padi juga rusak.
Pengelola Jakarta Garden City (JGC) mengebut pembenahan infrastruktur dan jalan di tengah kemacetan, cuaca ekstrem, serta sorotan isu lingkungan RDF Rorotan.
Pramono mengingatkan agar permasalahan tata ruang itu tidak diperparah dengan kebiasaan warta membuang sampah sembarangan.
Hujan dengan intensitas tinggi menjadi pemicu utama terjadinya bencana tanah longsor yang terjadi di Desa Pasirlangu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Adapun di Jakarta Timur, genangan tercatat di 16 RT yang berada di Kelurahan Rawa Terate, Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan.
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved