Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Riset Daerah (DRD) Provinsi DKI Jakarta, mendorong pembangunan polder oleh Dinas Sumber Daya Air guna optimalisasi pengendalian banjir pada 9 titik lokasi di Ibu Kota.
Anggota Senior DRD Provinsi DKI Jakarta Periode Tahun 2018-2022, Muhammad Fausal Kahar menilai, pembangunan polder di wilayah Kelapa Gading, Pulomas, Marunda, Adhyaksa, Muara Angke, Teluk Gong, Mangga Dua, Green Garden, dan Kamal, sudah sesuai dengan perencanaan dan kondisi banjir di Jakarta pada 2020.
Baca juga: RSUD Cipayung Bantah Viral Informasi Pasien Dicovidkan
"Banjir relatif besar di barat dan timur. Yang dikerjakan sekarang itu sesuai dengan kebutuhan," katanya dalam keterangannya, Senin (21/2).
Menurut dia, sistem polder dapat dioptimalkan dengan ketersediaan fasilitas pompa cadangan untuk mengatasi kendala dalam mengalirkan air. Ketersediaan pompa, dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.
Fausal mencontohkan, di Waduk Pluit terdapat tujuh pompa yang hidup setiap hari. Maka cadangan sangat dibutuhkan.
"Pompa ini sangat penting. Yang harus diperhatikan adalah kapasitas, cadangan, dan umur pompa," pungkasnya. (Hld/A-3)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Polisi menyelidiki kasus pencurian kabel pompa penanganan banjir di Kali Sekretaris, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu.
Desa Nansean yang dikelilingi perbukitan selama ini menghadapi kesulitan besar dalam memperoleh air bersih.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, menyebut telah mengerahkan seluruh pompa yang dimiliki untuk mempercepat penyurutan air banjir
Seratus lebih mesin pompa air baik permanen maupun portable dengan kapasitas besar, diharapkan dapat beroperasi secara maksimal saat terjadi hujan lebat dan ada gejala banjir.
Banjir sebelumnya merendam jalur Pantura Kaligawe-Terboyo, Kota Semarang juga mulai surut sehingga membuat arus lalu lintas di ruas jalan nasional itu kembali lancar.
Hal itu burtujuan untuk menciptakan solusi berkelanjutan terkait distribusi air bersih yang tetap stabil utamanya di wilayah-wilayah dengan tekanan air rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved