Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Sekolah Swasta Gratis (SSG) yang diinisiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Meski demikian, mekanisme pencairan dana setiap enam bulan sekali dinilai memberatkan karena menghambat operasional, terutama terkait pembayaran gaji guru.
Keluhan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Sekolah SD Bhakti Luhur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, saat berdialog dengan Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam kegiatan buka puasa bersama di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta, Kamis (26/2).
Ia mengungkapkan bahwa program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera. “Saya merasa mendapat seperti durian runtuh, Pak. Karena kondisi anak-anak kami memang dari menengah ke bawah,” ujarnya dikutip, Jumat (27/2).
Sekolah yang berlokasi di Jalan Wijaya tersebut kini tidak lagi dibayangi kekhawatiran soal tunggakan iuran bulanan. Selain meringankan beban orang tua, program ini diklaim mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.
“Alhamdulillah pada dasarnya saya bersyukur dengan mendapat program SSG ini. Saya mendapat banyak azas manfaat. Anak-anak tidak lagi was-was soal iuran. Gaji guru juga ada kenaikan,” tuturnya.
Kendala Operasional
Kendati mengapresiasi kebijakan tersebut, ia mengkritisi pola pencairan dana dari Disdik yang dilakukan per semester (enam bulan). Rentang waktu yang terlalu lama membuat pihak manajemen sekolah kesulitan mengatur arus kas (cash flow), sehingga sering menghadapi desakan dari para guru.
“Namun, dalam pelaksanaan pencairannya jangan enam bulan, Bu. Saya bingung. Anak buah saya nagih terus,” katanya di hadapan jajaran Disdik Jakarta.
Ia berharap Pemprov DKI dapat mengevaluasi kebijakan tersebut dengan mempercepat durasi pencairan menjadi tiga bulan sekali agar operasional sekolah lebih stabil. “Kalau bisa, ya jangan tiap bulan, tapi tiga bulan lah. Jadi ada rasa lapangnya juga, Pak,” ucapnya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Gubernur Pramono Anung langsung memberikan instruksi kepada jajaran Dinas Pendidikan untuk menindaklanjuti keluhan terkait teknis pencairan dana tersebut. “Bu Nana, Pak Joko, harap didengerin nih, tiga bulan,” kata Pramono menegaskan. (Far/P-2)
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung instruksikan peningkatakn kewaspadaan selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Rayakan Idul Fitri di Ibu Kota dengan program "Mudik ke Jakarta" 2026. Nikmati promo staycation, diskon wisata 30%, hingga voucher belanja di ITC Group. Cek selengkapnya!
Gubernur DKI Pramono Anung pastikan RDF Rorotan beroperasi penuh dengan kapasitas 1.000 ton/hari. Simak strategi baru Jakarta tangani krisis sampah.
Gubernur Pramono Anung siap terapkan WFH di Jakarta demi hemat BBM sesuai arahan Presiden Prabowo. Simak langkah antisipasi Jakarta hadapi krisis energi!
Fleksibilitas waktu tetap dijaga sesuai dengan dinamika hasil isbat.
DI Posko Mudik Ramadan, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terapis peyandang disabilitas netra memberikan layanan relaksasi gratis sebagai salah satu fasilitas bagi para pemudik.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
normalisasi harga untuk memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga.
Momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan.
Fleksibilitas waktu tetap dijaga sesuai dengan dinamika hasil isbat.
Pembangunan taman kecil merupakan langkah awal yang lebih konkret daripada memaksakan proyek taman besar yang seringkali terkendala pembebasan lahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved