Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

DBH Dipangkas Rp15 Triliun, Peluncuran LPDP Versi Jakarta Tertunda

Mohamad Farhan Zhuhri
19/2/2026 17:18
DBH Dipangkas Rp15 Triliun, Peluncuran LPDP Versi Jakarta Tertunda
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung .(Antara)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terpaksa menunda peluncuran program beasiswa serupa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) versi lokal pada tahun ini. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kendala utama penundaan tersebut adalah adanya tekanan fiskal yang signifikan.

Pramono menjelaskan, postur APBD Jakarta terdampak oleh pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat yang jumlahnya mencapai belasan triliun rupiah.

“Jadi untuk LPDP Jakarta, sebenarnya kemarin kalau tidak ada pemotongan DBH sampai dengan Rp15 triliun pasti sudah kita jalankan. Sekarang ini kami sudah mempersiapkan untuk itu,” ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/2).

Penyesuaian Postur APBD
Meskipun regulasi dan mekanisme pembiayaan telah disusun secara matang, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI harus melakukan skala prioritas. Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini diambil agar program-program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat berjalan tanpa hambatan meskipun kondisi keuangan sedang tertekan.

Visi Daya Saing Global
Kendati mengalami penundaan, Pramono memastikan bahwa komitmen untuk mencetak generasi muda Jakarta yang berdaya saing global tidak akan surut. Program beasiswa luar negeri ini tetap menjadi agenda utama dalam visi pendidikan di bawah kepemimpinannya.

“Tetapi memang saya betul-betul berkeinginan bahwa anak-anak Jakarta yang sekolahnya bagus, bisa sekolah di luar melalui program LPDP yang dipersiapkan oleh pemerintah DKI Jakarta. Saya akan wujudkan,” tegasnya.

Pramono optimistis, setelah kondisi fiskal kembali stabil, program ini akan segera direalisasikan untuk memberikan akses pendidikan di universitas-universitas terbaik dunia bagi putra-putri berprestasi asal Ibu Kota. (Far/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eksa
Berita Lainnya