Headline

Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.

Unhas dan Nickel Industries Evaluasi Program Beasiswa Mahasiswa Morowali

Despian Nurhidayat
12/2/2026 08:43
Unhas dan Nickel Industries Evaluasi Program Beasiswa Mahasiswa Morowali
UNHAS bersama Nickel Industries evaluasi program beasiswa mahasiswa Morowali.(Unhas)

Untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan Program Beasiswa S-1 Nickel Industries Limited (NIC), Nickel Industries Limited bersama Universitas Hasanuddin menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa penerima beasiswa Nickel Industries asal Morowali. Kegiatan ini dilaksanakan pada 10 Februari 2026 di Gedung Rektorat UNHAS.

Kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut menjadi ruang dialog antara mahasiswa penerima beasiswa, civitas akademika Unhas, serta perwakilan Nickel Industries. Melalui forum ini, para pihak membahas perkembangan studi mahasiswa sekaligus mengidentifikasi bentuk dukungan yang diperlukan agar proses pembelajaran berjalan optimal hingga mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi. Diskusi tidak hanya menyoroti capaian akademik, tetapi juga pengembangan kapasitas diri, adaptasi di lingkungan kampus, serta kesiapan menghadapi dunia profesional.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi merupakan langkah strategis dalam menjaga kualitas pendidikan sekaligus memastikan keberlanjutan manfaat program beasiswa.

“Kami berharap para penerima beasiswa, sebagai putra-putri daerah, dapat terus menjaga semangat belajar, integritas, dan rasa tanggung jawab. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama masa studi di UNHAS diharapkan menjadi bekal untuk kembali berkontribusi bagi pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta melahirkan inovasi yang berdampak nyata,” ujarnya.

Program Beasiswa Nickel Industries Limited telah berjalan sejak 2024 dan hingga saat ini telah memberikan manfaat kepada 20 mahasiswa dari angkatan 2024 dan 2025. Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Nickel Industries dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun memiliki potensi untuk berkembang.

Salah satu penerima beasiswa Nickel Industries, Nadiya Anastasya, Mahasiswa Akuntansi angkatan 2024, mengungkapkan bahwa dukungan dari Nickel Industries dan Unhas membuka peluang yang sebelumnya sulit ia bayangkan.

“Beasiswa Nickel Industries membantu kami mendapatkan akses pendidikan tinggi, terutama bagi mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi. Selain mendukung pencapaian akademik, program ini juga membuka kesempatan untuk membangun jejaring di luar daerah asal dan mengembangkan potensi diri, baik secara akademik maupun nonakademik,” tuturnya.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh Tasrin, Mahasiswa Teknik Geologi angkatan 2025. Ia menilai lingkungan perkuliahan yang suportif sangat membantunya dalam beradaptasi dan memahami materi perkuliahan.

“Perkuliahan di sini terasa menyenangkan karena banyak teman dari berbagai daerah di Indonesia. Kami saling berbagi pengalaman dan membantu satu sama lain. Di awal kuliah saya sempat mengalami kesulitan, tetapi dukungan dari teman-teman sangat membantu. Saat ini hasil akademik saya cukup baik, dan kedepan saya berharap bisa terus meningkatkan prestasi,” ujarnya.

Dukungan Nickel Industries terhadap pendidikan tinggi melalui kemitraan dengan Unhas merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan dalam membangun komunitas yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan. Melalui peningkatan akses pendidikan dan pendampingan berkelanjutan, perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang siap menjadi agen perubahan bagi pembangunan sosial dan ekonomi di daerah asalnya. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya