Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly mengatakan, pelanggaran yang dilakukan para penerima beasiswa LPDP merupakan alarm serius agar pemerintah melakukan pembenahan dalam seleksi, penyaluran, hingga pemantauan para alumni LPDP. Ia mengatakan, hal itu adalah amanat rakyat mengingat beasiswa LPDP dihadirkan menggunakan uang pajak rakyat.
Ia menilai bahwa kasus-kasus yang mencuat belakangan terkait awardee beasiswa LPDP ini harus menjadi alarm keras. Ia menyatakan negara tidak boleh lengah dalam memastikan bahwa investasi pendidikan benar-benar kembali untuk kemajuan Indonesia.
"Kalau ada penerima beasiswa yang lebih menonjolkan simbol kewarganegaraan negara lain dan justru tampak bangga dengan itu, publik wajar bertanya, ke mana arah loyalitas dan kontribusinya? Ini bukan soal antiglobal atau membatasi hak pribadi, melainkan soal etika ketika seseorang menerima dana publik," ujar dia.
Andi menegaskan, setiap penerima beasiswa LPDP harus memiliki komitmen kebangsaan dan berorientasi pendidikan karena telah memanfaatkan mandat dari rakyat.
"LPDP itu mandat negara. Setiap rupiah yang diberikan adalah uang rakyat. Maka, penerimanya bukan hanya dituntut berprestasi, tetapi juga memiliki komitmen kebangsaan dan orientasi pengabdian yang jelas," katanya.
Menurutnya, seleksi beasiswa LPDP harus dilakukan dengan ketat. Tidak sebatas menilai IPK, skor bahasa, atau kualitas universitas tujuan. Namun, juga harus melihat aspek rekam jejak, integritas, konsistensi sikap kebangsaan, serta rencana kontribusi konkret harus diuji lebih dalam dan terukur. Ia juga mendorong penguatan monitoring pascastudi agar komitmen pengabdian tidak berhenti di atas kertas.
Pernyataan tersebut dikeluarkan Andi usai ramainya pemberitaan terkait Dwi Sasetyaningtyas (DS), penerima beasiswa LPDP yang viral usai memberikan pernyataan terkait status WNI. Suami DS diketahui sebagai penerima beasiswa LPDP yang melakukan penaggaran karena tidak segera kembali ke Tanah Air usai menuntaskan studi di Belanda. Kini mereka justru menetap di Inggris. (Ant/H-3)
Mengapa polemik LPDP memicu kemarahan publik? Simak fakta terbaru soal 44 alumni wanprestasi, sanksi pengembalian dana, hingga kritik tajam Menkeu.
Pemberian beasiswa LPDP disebut harus dilakukan lewat seleksi yang lebih ketat, mengingat maraknya kasus awardee atau penerima beasiswa LPDP yang melakukan pelanggaran.
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, penerima atau awardee beasiswa LPDP harus menghormati Indonesia dan rakyat Indonesia. I
Isu viral terkait DS, penerima beasiswa LPDP, yang memperlihatkan paspor Inggris anaknya, memicu polemik. Suaminya AP, belum selesai masa pengabdian, siap kembalikan dana beasiswa.
Simak kronologi lengkap kasus Dwi Sasetyaningtyas, alumni LPDP yang viral karena konten "Cukup Saya WNI" hingga berujung sanksi blacklist permanen.
Mengapa polemik LPDP memicu kemarahan publik? Simak fakta terbaru soal 44 alumni wanprestasi, sanksi pengembalian dana, hingga kritik tajam Menkeu.
Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Sudarto, mengungkapkan bahwa sebanyak 44 penerima beasiswa (awardee) telah dikenai sanksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved