Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Tekanan Akses dan Lingkungan Uji JGC

M Ilham Ramadhan Avisena
28/1/2026 21:12
Tekanan Akses dan Lingkungan Uji JGC
Pembenahan infrastruktur di kawasan JGC.(Dok. MI)

PENGELOLA Jakarta Garden City (JGC) mulai mengebut pembenahan infrastruktur kawasan di tengah meningkatnya kepadatan lalu lintas dan sorotan warga terhadap isu lingkungan. Langkah ini disebut penting untuk menjaga kenyamanan hunian sekaligus mempertahankan nilai kawasan dalam jangka panjang, seiring pesatnya pembangunan di wilayah timur Jakarta.

Manajemen JGC menilai jalan lingkungan menjadi titik paling rentan, terutama karena jalur keluar-masuk kawasan kini tak hanya digunakan penghuni, tetapi juga dilalui aktivitas eksternal. 

Kondisi tersebut diperberat cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi sejak akhir 2025 yang berpotensi mempercepat kerusakan infrastruktur. Karena itu, perawatan dan peningkatan kualitas jalan direncanakan dilakukan bertahap dengan fokus pada titik paling mendesak.

Selain infrastruktur, pengelolaan fasilitas sosial dan fasilitas umum juga menjadi perhatian. Clubhouse Jakarta Garden City yang telah beroperasi penuh diposisikan sebagai penopang gaya hidup penghuni, dengan fasilitas olahraga dan ruang terbuka hijau yang diklaim menunjang aktivitas keluarga. Namun, di tengah narasi kenyamanan tersebut, tantangan kawasan tak hanya datang dari dalam.

Isu dugaan dampak lingkungan dari operasional fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan turut memicu kekhawatiran warga. Manajemen JGC menyatakan terlibat aktif berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan pengelola RDF untuk mendorong langkah mitigasi teknis, khususnya terkait kualitas udara di sekitar kawasan hunian.

Di sisi lain, aspirasi sebagian warga untuk mengelola klaster secara mandiri juga mencuat. Pengelola menyatakan membuka dialog, namun menegaskan setiap usulan akan dikaji dengan mengacu pada perjanjian dan regulasi yang berlaku agar standar layanan, keamanan, dan estetika kawasan tetap terjaga.

Direktur Residensial dan Komersial Modernland Realty Tbk, Sami Miettinen, menegaskan pentingnya komunikasi antara pengembang dan penghuni. "Manajemen berkomitmen untuk terus merealisasikan langkah-langkah nyata agar Jakarta Garden City senantiasa menjadi kawasan hunian yang aman, nyaman, dan berkualitas," ujarnya.

Ke depan, dinamika pembangunan, tekanan lingkungan, serta tuntutan partisipasi warga akan menjadi ujian konsistensi pengelolaan Jakarta Garden City dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi kawasan dan kualitas hidup penghuninya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya